70.000 Warga Gaza Utara Berisiko Kelaparan dan Kehausan yang Mematikan

Selasa, 19 November 2024 - 19:01 WIB
loading...
70.000 Warga Gaza Utara...
Warga Palestina, termasuk anak-anak, menunggu menerima makanan yang didistribusikan organisasi bantuan di Gaza pada 18 November 2024. Foto/Hassan Jedi/Anadolu Agency
A A A
GAZA - Sumber Pertahanan Sipil Palestina di Jalur Gaza melaporkan 70.000 warga sipil di Jalur Gaza utara berisiko kelaparan dan kehausan yang mematikan jika mereka selamat dari serangan Israel yang gencar.

Situasi mengerikan itu terjadi di tengah pengepungan intensif yang telah berlangsung selama lebih dari sebulan.

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengonfirmasi lebih dari 65.000 warga Palestina menderita kondisi tidak manusiawi di Jalur Gaza utara akibat pemboman Israel yang terus berlanjut dan perampasan kebutuhan dasar untuk hidup.

Pernyataan tersebut merujuk pada "skala kematian, kehancuran, dan perampasan", dengan menekankan, "Warga sipil harus dapat menerima bantuan kemanusiaan yang mereka butuhkan, di mana pun mereka berada. Semua ini diwajibkan oleh hukum humaniter internasional."

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga mengumumkan mereka telah gagal dalam tiga kali upaya untuk mengerahkan tim medis internasional ke Rumah Sakit Kamal Adwan dan Al-Awda di Provinsi Gaza utara, setelah rezim pendudukan Israel menolak masuknya mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved