Mantan Presiden Polandia Sarankan Pengurangan Populasi Rusia Jadi Segini
Senin, 11 Juli 2022 - 17:24 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: China Peringatkan ASEAN: Jangan Dijadikan Bidak Catur oleh Kekuatan Besar
Menurut Walesa, “Rusia masih memiliki 60 orang, yang telah dianeksasi seperti Ukraina (sedang dianeksasi) hari ini.”
“Akan diperlukan untuk menggerakkan orang-orang itu … untuk bertindak untuk membawa populasi Rusia kembali ke kurang dari 50 juta,” ujar mantan presiden itu, menunjuk pada potensi disintegrasi kuat Rusia modern.
Menurut sensus penduduk terbaru yang diadakan pada 2021, populasi Rusia saat ini berjumlah sekitar 147 juta jiwa, menurut badan statistik negara, Rosstat, pada April.
Walesa, yang merupakan salah satu pendiri gerakan Solidaritas yang menjatuhkan pemerintahan sosialis di Polandia, juga berpendapat Barat seharusnya “menjatuhkan Rusia” tetapi akhirnya jatuh ke tangan pemimpin Soviet terakhir, citra positif Mikhail Gorbachev dan menyia-nyiakan peluangnya.
“Kita seharusnya menjatuhkan Rusia. Tapi Gorbachev terlalu pintar. Kita berkata kepada diri kita sendiri pada saat itu: 'Ada Stalin, Brezhnev, tapi Gorbachev baik'," papar Walesa, menambahkan, "Itu adalah kesalahan kita saat itu."
Menurut mantan pemimpin Polandia itu, “Rusia diizinkan menunggu masa-masa sulit dan melanjutkan seperti yang telah mereka lakukan selama berabad-abad dan terus mencaplok orang ke dalam kerajaan mereka."
Menurut Walesa, “Rusia masih memiliki 60 orang, yang telah dianeksasi seperti Ukraina (sedang dianeksasi) hari ini.”
“Akan diperlukan untuk menggerakkan orang-orang itu … untuk bertindak untuk membawa populasi Rusia kembali ke kurang dari 50 juta,” ujar mantan presiden itu, menunjuk pada potensi disintegrasi kuat Rusia modern.
Menurut sensus penduduk terbaru yang diadakan pada 2021, populasi Rusia saat ini berjumlah sekitar 147 juta jiwa, menurut badan statistik negara, Rosstat, pada April.
Walesa, yang merupakan salah satu pendiri gerakan Solidaritas yang menjatuhkan pemerintahan sosialis di Polandia, juga berpendapat Barat seharusnya “menjatuhkan Rusia” tetapi akhirnya jatuh ke tangan pemimpin Soviet terakhir, citra positif Mikhail Gorbachev dan menyia-nyiakan peluangnya.
“Kita seharusnya menjatuhkan Rusia. Tapi Gorbachev terlalu pintar. Kita berkata kepada diri kita sendiri pada saat itu: 'Ada Stalin, Brezhnev, tapi Gorbachev baik'," papar Walesa, menambahkan, "Itu adalah kesalahan kita saat itu."
Menurut mantan pemimpin Polandia itu, “Rusia diizinkan menunggu masa-masa sulit dan melanjutkan seperti yang telah mereka lakukan selama berabad-abad dan terus mencaplok orang ke dalam kerajaan mereka."
Lihat Juga :