Melawan, Boris Johnson Menolak Mundur sebagai PM Inggris

Kamis, 07 Juli 2022 - 05:08 WIB
loading...
Melawan, Boris Johnson...
Boris Johnson menolak desakan agar mundur dari Perdana Menteri Inggris. Foto/Marca
A A A
LONDON - Boris Johnson mengatakan kepada sejumlah menteri kabinetnya bahwa ia tidak akan mengundurkan diri sebagai perdana menteri Inggris . Hal itu diungkapkannya setelah bertemu dengan delegasi yang terdiri dari sejumlah menteri senior.

Sebaliknya, Johnson memecat menteri kunci di kabinet yaitu Menteri Senior Michael Gove setelah konfrontasi dramatis di Downing Street dengan menteri kabinet senior yang memohon padanya untuk mengundurkan diri.

Johnson mengatakan kepada para delegasi itu bahwa ia berencana berjuang meskipun ada penurunan dukungan yang luar biasa.

Johnson mengatakan kepada rekan-rekannya bahwa dia akan tetap pada isu-isu penting yang dihadapi oleh negara.

Baca juga: Sekelompok Menteri Minta Boris Johnson untuk Mengundurkan Diri

“Perdana menteri sedang bersemangat dan akan terus berjuang. Dia memiliki mandat 14 juta dan begitu banyak yang harus dilakukan untuk negara,” kata ajudan Johnson, James Duddridge, kepada Sky News yang dinukil Independent, Kamis (7/7/2022).

Sumber yang dekat dengan perdana menteri mengatakan kepada The Independent bahwa dia bersikeras untuk tetap tinggal, meskipun dukungan untuk kepemimpinannya telah runtuh di parlemen, dan hampir 40 menteri serta ajudan telah mengundurkan diri dalam 24 jam.

Sebelumnya delegasi sejumlah menteri menemui Boris Johnson. Dalam drama politik yang tinggi, bahkan Menteri Dalam Negeri Inggris Priti Patel, salah satu pendukung paling setia Johnson, memihak kepada delegasi Kabinet yang menyambangi Downing Street untuk mengajukan tuntutan mereka agar dia mundur.

Kelompok itu juga termasuk Menteri Bisnis Kwasi Kwarteng, Menteri Transportasi Grant Shapps dan sekretaris Irlandia Utara Brandon Lewis.

Shapps diperkirakan telah memberi tahu Johnson bahwa dia memiliki sedikit peluang untuk memenangkan mosi tidak percaya lagi dan sebaliknya harus menetapkan jadwal pengunduran diri dengan caranya sendiri.

Baca juga: PM Inggris Tunjuk Pria Kelahiran Irak Jadi Menteri Keuangan

Sejumlah skandal telah menghantam Pemerintahan PM Boris Johnson selama berbulan-bulan. Johnson sebelumnya dihantam skandal sejumlah pesta yang dilangsungkan saat penguncian ketat Inggris untuk meredam pandemi COVID-19.

Skandal itu pada akhirnya menghasilkan 126 denda, termasuk satu yang dikenakan terhadap Johnson.

Dua minggu kemudian, kandidat Konservatif dipukuli habis-habisan dalam dua pemilihan khusus untuk mengisi kursi kosong di Parlemen, menambah ketidakpuasan di dalam partai Johnson.

Skandal terbaru Johnson dituding gagal berterus terang tentang seorang anggota parlemen yang diangkat ke posisi senior meskipun ada klaim pelanggaran seksual.

Baca juga: Pemerintahan Boris Johnson Goyah, 2 Mentri Utama Mundur

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved