Putin Ingin Hadiri KTT G20 di Bali, Tapi....

Kamis, 07 Juli 2022 - 01:33 WIB
loading...
Putin Ingin Hadiri KTT...
Presiden Rusia Vladimir Putin bermaksud untuk berpartisipasi dalam KTT para pemimpin G20 mendatang di Indonesia tetapi itu semua tergantung dengan situasi pandemi COVID-19. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin bermaksud untuk berpartisipasi dalam KTT para pemimpin G20 mendatang di Indonesia , tetapi bagaimana dia melakukannya akan tergantung pada situasi pandemi COVID-19 . Demikian pernyataan yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Rusia.

Pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia menyebutkan pihaknya menerima undangan dari Indonesia yang ditujukan kepada Putin, dan mengirimkan konfirmasi awal bahwa ia akan mengikuti pertemuan di Bali.

“Format partisipasinya dapat diklarifikasi tergantung pada perkembangan situasi di dunia dan lingkungan sanitasi-epidemiologis di Asia Tenggara,” tambah kementerian itu seperti dilansir dari Russia Today, Kamis (7/7/2022).

Baca juga: Rusia Dukung RI sebagai Tuan Rumah KTT G20, Tapi Putin Belum Pasti Hadir

Pekan lalu, Perdana Menteri Italia mengklaim bahwa kantor Presiden Indonesia Joko Widodo mengesampingkan kehadiran Putin.

“Presiden (Joko) Widodo mengecualikan itu. Dia kategoris: Dia tidak akan datang,” kata Mario Draghi, memberi kesan bahwa pemimpin Rusia itu akan bergabung melalui tautan video.

Rusia kemudian menanggapi pernyataan itu, dengan menyatakan bahwa bukan Italia untuk memutuskan bagaimana KTT itu diselenggarakan.

Baca juga: Putin Balas Ledekan Pemimpin G7: Jika Mereka Telanjang Jadi Pemandangan Menjijikkan!

Negara-negara Barat telah mendorong untuk mengisolasi Rusia secara diplomatis sejak menyerang Ukraina pada akhir Februari lalu. Di sejumlah acara-acara internasional, para pejabat yang mewakili Amerika Serikat (AS) dan sekutunya cenderung menghindari rekan-rekan mereka dari Rusia.

KTT G20 dirasakan oleh banyak pengamat politik sebagai tantangan bagi para pemimpin Barat, mengingat Rusia adalah anggota forum ekonomi. Banyak anggota lain dari kelompok itu, termasuk China dan India, telah menolak untuk bergabung dengan kampanye anti-Rusia yang dipimpin AS, dan beberapa secara terbuka mengkritik kebijakan Amerika mengenai Ukraina.

Presiden Joko Widodo sendiri mengunjungi Rusia pada Kamis lalu untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Baca juga: Putin pada Jokowi: Rusia Siap Penuhi Permintaan Pupuk Negara Sahabat

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Walkot New York Mamdani...
Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap
Rekomendasi
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
Lewat Buku, Saddam Permana...
Lewat Buku, Saddam Permana Bongkar Kisah Masa Lalunya
Berita Terkini
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved