Putin Balas Ledekan Pemimpin G7: Jika Mereka Telanjang Jadi Pemandangan Menjijikkan!

Kamis, 30 Juni 2022 - 21:14 WIB
loading...
Putin Balas Ledekan Pemimpin G7: Jika Mereka Telanjang Jadi Pemandangan Menjijikkan!
Presiden Rusia Vladimir Putin membalas ledekan para pemimpin G7 yang meledek foto dirinya bertelanjang dada sambil menunggang kuda. Foto/REUTERS
A A A
ASHGABAT - Presiden Rusia Vladimir Putin membalas ledekan para pemimpin negara-negara G7 tentang foto dirinnya berkuda sambil bertelanjang dada . Menurut Putin, jika para pemimpin G7 yang tidak mengenakan pakaian, maka itu akan menjadi pemandangan yang menjijikkan.

Balasan dari Putin ini disampaikan ketika dia berbicara kepada wartawan di Turkmenistan pada hari Rabu.

Dia menanggapi pertanyaan tentang beberapa ledekan baru-baru ini dari Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dan pemimpin G7 lainnya selama pertemuan puncak (KTT) di Jerman.

Dengan bercanda, PM Johnson mengatakan bahwa para sekutunya harus menanggalkan pakaian mereka untuk pemotretan—untuk menunjukkan bahwa mereka “lebih tangguh dari Putin".

"Saya tidak tahu bagaimana mereka ingin menanggalkan pakaian, setinggi pinggang atau tidak, tapi saya pikir itu akan menjadi pemandangan yang menjijikkan," kata Putin.

"Segala sesuatu harus dikembangkan secara harmonis dalam diri seseorang, baik tubuh maupun jiwa. Namun, agar semuanya harmonis, seseorang harus meninggalkan minum berlebihan dan menghentikan kebiasaan buruk lainnya, mulai berolahraga, berolahraga," papar Putin, seperti dikutip Russia Today, Kamis (30/6/2022).

Baca juga: Para Pemimpin G7 Ledek Putin Telanjang Dada Menunggang Kuda

Johnson, dalam kesempatan lain, menyerang Putin dengan menggambarkan perangnya di Ukraina sebagai "invasi macho". "Itu tidak akan terjadi jika Putin adalah seorang wanita," kata Johnson.

Pemimpin Rusia pun membalas; "Saya hanya ingin mengingatkan Anda tentang peristiwa sejarah modern, ketika Margaret Thatcher membuat keputusan untuk melancarkan aksi militer melawan Argentina di Kepulauan Falkland. Inilah seorang wanita, memutuskan untuk melancarkan aksi militer. Di mana Kepulauan Falkland dan di mana Inggris? Dan ini hanya ditentukan oleh ambisi kekaisaran.”

“Jadi datang dari Perdana Menteri Inggris saat ini, ini bukan pernyataan yang benar sehubungan dengan apa yang terjadi hari ini," papar Putin.

Vladimir Putin mengunjungi Ashgabat, Turkmenistan, pada hari Rabu, selama perjalanan luar negeri pertamanya sejak dimulainya operasi militer Rusia di Ukraina.

Dia menghadiri KTT Kaspia keenam, bertemu dengan para pemimpin Azerbaijan, Iran, Kazakhstan dan Turkmenistan. Sehari sebelumnya, dia mengunjungi Tajikistan dan bertemu dengan Presiden Emomali Rahmon.
(min)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1793 seconds (10.177#12.26)