Pria Ini Jalan Kaki dari Inggris ke Saudi untuk Tunaikan Ibadah Haji
Rabu, 06 Juli 2022 - 08:30 WIB
loading...
A
A
A
Dia berbicara tentang apa yang akan dia lakukan ketika berdiri di Gunung Arafat. “Saya akan berterima kasih kepada Allah karena membuat perjalanan ini menjadi mungkin dan untuk membuat tujuan saya sepanjang masa menjadi kenyataan untuk melakukan haji. Ini bukan perjalanan yang mudah bagi saya, tetapi saya harus mengorbankan segalanya demi Allah dan kemanusiaan,” lanjutnya.
“Saya disibukkan dengan membaca Al-Qur’an sejak pembatasan diberlakukan setelah pandemi virus corona. Tiba-tiba, suatu hari saya terbangun dan sesuatu dalam diri saya menyuruh saya pergi ke Makkah dengan berjalan kaki dari rumah saya. Saya tidak bisa mengabaikan suara ini dan memutuskan untuk melakukannya,” ungkap Adam.
Baca: Tim Medis Saudi Selamatkan Nyawa Jamaah Haji Iran di Makkah
Hanya butuh dua bulan baginya untuk mempersiapkan perjalanan yang sulit dengan bantuan dari organisasi Inggris dan sumbangan dari rekan senegaranya. Adam, yang berkebangsaan Irak-Kurdi, memulai perjalanannya pada 1 Agustus 2021, dari rumahnya di Wolverhampton.
Dia memiliki gerobak dengan berat hingga 250 kilogram untuk barang-barang pribadinya. “Sebenarnya, saya membangunnya sendiri. Di situlah saya makan, tidur, dan memasak untuk perjalanan,” jelasnya.
“Saya disibukkan dengan membaca Al-Qur’an sejak pembatasan diberlakukan setelah pandemi virus corona. Tiba-tiba, suatu hari saya terbangun dan sesuatu dalam diri saya menyuruh saya pergi ke Makkah dengan berjalan kaki dari rumah saya. Saya tidak bisa mengabaikan suara ini dan memutuskan untuk melakukannya,” ungkap Adam.
Baca: Tim Medis Saudi Selamatkan Nyawa Jamaah Haji Iran di Makkah
Hanya butuh dua bulan baginya untuk mempersiapkan perjalanan yang sulit dengan bantuan dari organisasi Inggris dan sumbangan dari rekan senegaranya. Adam, yang berkebangsaan Irak-Kurdi, memulai perjalanannya pada 1 Agustus 2021, dari rumahnya di Wolverhampton.
Dia memiliki gerobak dengan berat hingga 250 kilogram untuk barang-barang pribadinya. “Sebenarnya, saya membangunnya sendiri. Di situlah saya makan, tidur, dan memasak untuk perjalanan,” jelasnya.
Lihat Juga :