Hari Kemerdekaan AS, Penembakan Massal ke-317, dan Muaknya Orang Amerika

Selasa, 05 Juli 2022 - 13:53 WIB
loading...
A A A
Gubernur Illinois, J.B. Pritzker mengeluarkan pernyataan yang lebih panjang, mencela dan mengungkapkan kemarahan atas serangan itu.

"Tidak ada kata-kata untuk jenis monster yang menunggu dan menembaki kerumunan keluarga dengan anak-anak yang merayakan liburan bersama komunitas mereka," katanya.

“Tidak ada kata-kata untuk jenis kejahatan yang merampas tetangga kita dari harapan, impian, masa depan mereka," ujarnya, yang dilansir Selasa (5/7/2022).

Anggota Kongres Illinois Brad Schneider, menggemakan sentimen Gubernur Pritzker, menambahkan bahwa "cukup sudah" dalam hal undang-undang senjata.

“Belasungkawa saya untuk keluarga dan orang-orang terkasih; doa saya untuk yang terluka dan untuk komunitas saya; dan komitmen saya untuk melakukan semua yang saya bisa untuk membuat anak-anak kita, kota kita, bangsa kita lebih aman. Cukup sudah cukup!” tulis dia di Twitter.

Menurut Gun Violence Archive (Arsip Kekerasan Senjata), serangan di Highland Park adalah penembakan massal ke-317 di AS.

Itu juga merupakan pembunuhan massal ke-15 di AS, di mana tiga orang atau lebih terbunuh pada satu waktu di satu lokasi.

Serangan itu hanya terjadi enam minggu setelah seorang pria berusia 19 tahun merenggut nyawa 19 anak dan dua guru di sebuah sekolah dasar di Uvalde Texas.

Selanjutnya, serangan itu hanya 10 hari sebelum seorang supremasi kulit putih bersenjata memasuki supermarket di lingkungan yang didominasi warga kulit hitam di Buffalo, New York, menewaskan 13 orang.

Tidak sampai 12 jam setelah serangan hari Senin, ketika pesan kesedihan, kemarahan, dan kekecewaan menyebar di seluruh AS, pertunjukan kembang api di Pusat Kota Orlando, Florida, memicu ketakutan akan penembakan publik lainnya.

Seorang saksi mengatakan kepada publikasi lokal Click Orlando, suaranya tidak "berbaris dengan kembang api".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Perang Semakin Sengit,...
Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran
Rekomendasi
Cara Mengatasi Morning...
Cara Mengatasi Morning Sickness agar Ibu Hamil Tetap Terpenuhi Nutrisinya
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
Berita Terkini
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved