Hari Kemerdekaan AS, Penembakan Massal ke-317, dan Muaknya Orang Amerika

Selasa, 05 Juli 2022 - 13:53 WIB
loading...
A A A
"Entah dari mana kami melihat orang-orang berlarian, dan kemudian kami mendengar (apa yang kami pikir) tembakan," katanya.

Beberapa orang berusaha melarikan diri dan mencari perlindungan, yang lain meluncur ke danau terdekat.

Kepolisian Orlando sejak itu mengeluarkan pernyataan yang menegaskan bahwa "tidak ada bukti penembakan di daerah itu".

"Saat ini, tampaknya suara bising selama pertunjukan kembang api membingungkan beberapa penonton, menyebabkan reaksi," kata Kepolisian Orlandi di Twitter.

“Tidak ada cedera serius yang dilaporkan," lanjut kepolisian tersebut.

“Hanya luka ringan yang dialami beberapa penonton yang terjatuh saat keributan itu.”

Setelah serangan di Highland Park, Presiden AS Joe Biden berkomitmen kembali pada rencananya untuk menerapkan undang-undang reformasi senjata bipartisan, mengungkapkan keterkejutan pada kekerasan senjata yang tidak masuk akal. "Yang sekali lagi membawa kesedihan bagi komunitas Amerika," katanya.

Namun, berbagi kata-kata kesedihan dan kemarahan, mantan pejabat Gedung Putih di bawah pemerintahan Barack Obama, David Axelrod, memberikan kecaman serius atas tragedi mengerikan itu.

“Seorang teman membawa anak-anaknya ke Pawai 4 Juli di Highland Park hari ini. Putranya memiliki kebutuhan khusus,” tulisnya di Twitter dalam sebuah posting yang telah dibagikan lebih dari 11.000 kali.

“Ketika tembakan terdengar, mereka berlari menyelamatkan diri, sang ayah mendorong kursi roda putranya yang sudah dewasa–yang pada satu titik jatuh," lanjut dia.

“Pada hari Amerika, apa yang telah menjadi cerita Amerika yang memuakkan.”
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved