Polisi Tembak Mati Pria Kulit Hitam dengan Brutal, Kota di AS Batalkan Perayaan 4 Juli

Minggu, 03 Juli 2022 - 10:06 WIB
loading...
A A A
"Para petugas yang terlibat dalam penembakan itu ditempatkan pada cuti administratif berbayar untuk waktu penyelidikan yang diluncurkan oleh Biro Investigasi Kriminal Ohio," kata polisi, menambahkan demikian juga penyelidikan internal terpisah akan dilakukan oleh Kantor Standar Profesional dan Akuntabilitas.

Tak satu pun dari petugas yang terlibat dalam insiden itu telah diidentifikasi secara publik sejauh ini.

Pada hari Kamis, pengunjuk rasa berkumpul di luar kantor Departemen Kepolisian Akron dan memblokir lalu lintas lokal untuk menuntut "Keadilan untuk Jayland." Menurut DiCello, Walker tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya. Pria itu bekerja untuk Amazon sebelum pindah ke DoorDash, kata pengacara itu kepada wartawan, Kamis.

Keluarga Walker mengatakan mereka "marah" dan "muak" atas insiden itu tetapi mereka juga meminta para pengunjuk rasa untuk tetap damai, termasuk pada hari Minggu, ketika rekaman kamera tubuh dirilis.

“Kami sangat prihatin bahwa video ini akan menyebabkan Akron terbakar, dan kami tidak menginginkan itu. Tidak ada yang menginginkan itu," kata pengacara itu.

Menurut beberapa media AS ini adalah penembakan polisi ketiga yang fatal di Akron sejak akhir Desember. Washington Post melaporkan lebih dari 1.040 orang ditembak dan dibunuh oleh petugas polisi di AS pada tahun 2021.

Baca juga: Dor! Bermain dengan Pistol Ayahnya, Bocah 8 Tahun Tembak Mati Bayi Perempuan

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Infografis
4 Alasan Mengapa AS...
4 Alasan Mengapa AS Takut dengan Kekuatan Militer China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved