Polisi Tembak Mati Pria Kulit Hitam dengan Brutal, Kota di AS Batalkan Perayaan 4 Juli
Minggu, 03 Juli 2022 - 10:06 WIB
loading...
A
A
A
"Tindakan tersangka menyebabkan petugas menganggap dia merupakan ancaman mematikan bagi mereka," kata polisi dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan di Facebook.
“Menanggapi ancaman ini, petugas melepaskan senjata api mereka, menyerang tersangka,” sambung pernyataan itu.
Walker dinyatakan meninggal di tempat.
Delapan petugas menembakkan total lebih dari 90 peluru ke arah Walker, menghantamnya lebih dari 60 kali, kata DiCello kepada Washington Post, mengutip catatan otopsi.
"Ada luka di semua sisi dan bagian tubuhnya," kata pengacara itu.
Baca juga: Terungkap, Jumlah Warga AS yang Mau Angkat Senjata Lawan Pemerintah
Polisi tidak mengomentari informasi itu. Sebaliknya, pernyataan itu mengatakan bahwa petugas segera memanggil EMS ketika mereka mulai memberikan pertolongan pertama sampai kedatangan paramedis.
Pihak kepolisian berjanji untuk merilis rekaman kamera tubuh dari insiden itu pada Minggu sore.
“Menanggapi ancaman ini, petugas melepaskan senjata api mereka, menyerang tersangka,” sambung pernyataan itu.
Walker dinyatakan meninggal di tempat.
Delapan petugas menembakkan total lebih dari 90 peluru ke arah Walker, menghantamnya lebih dari 60 kali, kata DiCello kepada Washington Post, mengutip catatan otopsi.
"Ada luka di semua sisi dan bagian tubuhnya," kata pengacara itu.
Baca juga: Terungkap, Jumlah Warga AS yang Mau Angkat Senjata Lawan Pemerintah
Polisi tidak mengomentari informasi itu. Sebaliknya, pernyataan itu mengatakan bahwa petugas segera memanggil EMS ketika mereka mulai memberikan pertolongan pertama sampai kedatangan paramedis.
Pihak kepolisian berjanji untuk merilis rekaman kamera tubuh dari insiden itu pada Minggu sore.
Lihat Juga :