Lagi-lagi, Taliban Minta Dunia Akui Pemerintahannya di Afghanistan
Minggu, 03 Juli 2022 - 06:14 WIB
loading...
A
A
A
Taliban kembali mengumumkan bahwa semua sekolah akan dibuka pada bulan Maret.
Dalam pidato yang disiarkan di televisi pemerintah, sejumlah kecil peserta mengangkat pendidikan anak perempuan dan hak-hak perempuan. Wakil pemimpin dan menteri dalam negeri Taliban, Sirajuddin Haqqani, mengatakan dunia telah menuntut pemerintah dan pendidikan inklusif dan masalah ini akan memakan waktu.
Namun pemimpin tertinggi kelompok itu, Haibatullah Akhundzada, yang biasanya berbasis di selatan kota Kandahar dan jarang muncul di depan umum, mengatakan orang asing tidak boleh memberi perintah.
Pernyataan akhir pertemuan itu mengatakan pertahanan Imarah Islam adalah wajib dan bahwa kelompok militan ISIS, yang mengatakan berada di balik beberapa serangan di negara itu, adalah ilegal.
Taliban juga menegaskan tidak akan mengganggu negara-negara tetangga dan sebaliknya, mereka tidak boleh ikut campur urusan di Afghanistan.
Dalam pidato yang disiarkan di televisi pemerintah, sejumlah kecil peserta mengangkat pendidikan anak perempuan dan hak-hak perempuan. Wakil pemimpin dan menteri dalam negeri Taliban, Sirajuddin Haqqani, mengatakan dunia telah menuntut pemerintah dan pendidikan inklusif dan masalah ini akan memakan waktu.
Namun pemimpin tertinggi kelompok itu, Haibatullah Akhundzada, yang biasanya berbasis di selatan kota Kandahar dan jarang muncul di depan umum, mengatakan orang asing tidak boleh memberi perintah.
Pernyataan akhir pertemuan itu mengatakan pertahanan Imarah Islam adalah wajib dan bahwa kelompok militan ISIS, yang mengatakan berada di balik beberapa serangan di negara itu, adalah ilegal.
Taliban juga menegaskan tidak akan mengganggu negara-negara tetangga dan sebaliknya, mereka tidak boleh ikut campur urusan di Afghanistan.
(min)
Lihat Juga :