Lagi, Ukraina Ancam Serang Jembatan Terpanjang Eropa di Crimea
Minggu, 03 Juli 2022 - 02:20 WIB
loading...
A
A
A
Namun, ajudan presiden itu mengakui bahwa senjata yang saat ini dimiliki oleh militer Ukraina secara teknis tidak mampu mencapai jembatan strategis tersebut.
“Tetapi waktunya akan tiba dan kami akan mampu melakukannya. Dalam perang ini, sudah lama tidak ada kendala. Ini hanya tentang kemampuan teknis,” tegasnya, seperti dikutip dari Russia Today, Minggu (3/7/2022).
Jembatan Kerch dibangun antara 2016 dan 2018, menjadi simbol reunifikasi Crimea dengan Rusia. Selama konflik dengan Kiev, Moskow telah menggunakannya untuk mengangkut kendaraan lapis baja dan perangkat keras militer lainnya.
Pada pertengahan Juni lalu, komandan pertahanan Mykolaiv, Ukraina, Mayor Jenderal Dmitry Marchenko, mengancam akan menghancurkan Jembatan Kerch dengan rudal canggih yang dipasok Barat.
Ancamannya saat itu disampaikan dalam wawancara dengan Crimea Realities (Krym.Realii), media proyek Radio Free Europe/Radio Liberty—lembaga penyiaran yang didanai pemerintah Amerika Serikat (AS).
“Tetapi waktunya akan tiba dan kami akan mampu melakukannya. Dalam perang ini, sudah lama tidak ada kendala. Ini hanya tentang kemampuan teknis,” tegasnya, seperti dikutip dari Russia Today, Minggu (3/7/2022).
Jembatan Kerch dibangun antara 2016 dan 2018, menjadi simbol reunifikasi Crimea dengan Rusia. Selama konflik dengan Kiev, Moskow telah menggunakannya untuk mengangkut kendaraan lapis baja dan perangkat keras militer lainnya.
Pada pertengahan Juni lalu, komandan pertahanan Mykolaiv, Ukraina, Mayor Jenderal Dmitry Marchenko, mengancam akan menghancurkan Jembatan Kerch dengan rudal canggih yang dipasok Barat.
Ancamannya saat itu disampaikan dalam wawancara dengan Crimea Realities (Krym.Realii), media proyek Radio Free Europe/Radio Liberty—lembaga penyiaran yang didanai pemerintah Amerika Serikat (AS).
Lihat Juga :