FBI Buru Perempuan Cantik Berjuluk Ratu Kripto, Tawarkan Hadiah Rp1,4 M
Jum'at, 01 Juli 2022 - 10:47 WIB
loading...
Ruja Ignatova atau Ratu Kripto diburu FBI karena diduga telah melakukan penipuan mata uang kripto. Foto/Telegraph
A
A
A
WASHINGTON - Biro investigasi federal Amerika Serikat (AS), FBI , memasukkan Ruja Ignatova dalam daftar orang paling dicari. Perempuan berjuluk Ratu Kripto itu bahkan masuk dalam daftar 10 besar buronan paling dicari FBI.
Perempuan asal Bulgaria itu dicari karena dugaan perannya dalam menjalankan penipuan mata uang kripto yang dikenal sebagai OneCoin. Ia diduga menggunakan skema untuk menipu lebih dari USD4 miliar atau sekitar Rp59 triliun.
Dia telah menghilang sejak 2017 ketika pejabat AS menandatangani surat perintah penangkapannya dan penyelidik mulai mendekatinya.
Ignatova dicari karena perannya dalam menjalankan OneCoin, mata uang kripto yang dideskripsikan sendiri yang dimulai sekitar tahun 2014 menawarkan komisi pembeli jika mereka menjual mata uang itu kepada lebih banyak orang.
Tetapi agen FBI mengatakan OneCoin tidak berharga dan tidak pernah dilindungi oleh teknologi blockchain yang digunakan oleh mata uang kripto lainnya.
Baca juga: Partai Republik AS Ingin Dirikan Israel Raya, Larang Pembentukan Negara Palestina
Perempuan asal Bulgaria itu dicari karena dugaan perannya dalam menjalankan penipuan mata uang kripto yang dikenal sebagai OneCoin. Ia diduga menggunakan skema untuk menipu lebih dari USD4 miliar atau sekitar Rp59 triliun.
Dia telah menghilang sejak 2017 ketika pejabat AS menandatangani surat perintah penangkapannya dan penyelidik mulai mendekatinya.
Ignatova dicari karena perannya dalam menjalankan OneCoin, mata uang kripto yang dideskripsikan sendiri yang dimulai sekitar tahun 2014 menawarkan komisi pembeli jika mereka menjual mata uang itu kepada lebih banyak orang.
Tetapi agen FBI mengatakan OneCoin tidak berharga dan tidak pernah dilindungi oleh teknologi blockchain yang digunakan oleh mata uang kripto lainnya.
Baca juga: Partai Republik AS Ingin Dirikan Israel Raya, Larang Pembentukan Negara Palestina
Lihat Juga :