Presiden China Xi Jinping Tiba di Hong Kong, Rayakan 25 Tahun Penyerahan Wilayah Jajahan

Kamis, 30 Juni 2022 - 16:46 WIB
loading...
Presiden China Xi Jinping...
Presiden Xi Jinping dan Ibu Negara China Peng Liyuan disambut meriah saat tiba di Hong Kong, Kamis (30/6/2022). Foto/REUTERS/B. Yip
A A A
HONG KONG - Presiden yang juga pemimpin Partai Komunis China, Xi Jinping , tiba di Hong Kong hari ini (30/6/2022) untuk menghadiri perayaan 25 tahun penyerahan wilayah jajahan itu oleh Inggris.

Dia juga dijadwalkan melantik pemimpin baru Hong Kong, John Lee, besok.

Kunjungan Xi, menggunakan kereta api berkecepatan tinggi, adalah yang pertama ke kota itu sejak 2017. Itu juga menjadi perjalanan pertama yang diketahui di luar daratan China dalam lebih dari dua tahun di tengah epidemi COVID-19.

Xi, mengenakan masker, melangkah keluar dari kereta dan disambut oleh anak-anak dan orang dewasa yang melambaikan bunga serta bendera China dan Hong Kong. Para penyambut meneriakkan yel-yel; "Selamat datang, selamat datang, sambutan hangat" dalam bahasa Mandarin.

Menurut laporan Reuters, pemimpin Hong Kong yang lengser, Carrie Lam, dan suaminya termasuk di antara mereka yang menyambut Xi Jinping di stasiun kereta.

Baca juga: Bak Film Action, Perang Gangster Gegerkan Hong Kong

Jalan-jalan kota telah dihiasi dengan bendera merah China dan poster yang menyatakan "era baru" stabilitas.

Pihak berwenang mengerahkan pengamanan ketat di sekitar stasiun kereta tempat Xi Jinping tiba dan melakukan pemeriksaan "penghentian dan pencarian", di mana beberapa petugas dikerahkan dan dibantu oleh anjing pelacak.

Jadwal lengkap resmi Xi Jinping untuk kunjungan tersebut belum dirilis. Peramal cuaca Hong Kong mengeluarkan peringatan topan pada Rabu malam, tetapi tidak jelas apakah perayaan itu akan terpengaruh.

Pada kunjungan terakhirnya ke pusat keuangan global itu, Xi Jinping memperingatkan terhadap segala tindakan yang membahayakan kedaulatan China dan mengatakan Hong Kong perlu meningkatkan rejimen keamanan nasionalnya.

Pada 2019, jutaan warga Hong Kong memprotes pertumbuhan pemerintahan otoriter China, yang kemudian mendorong Beijing untuk memberlakukan undang-undang keamanan nasional yang melarang tindakan seperti subversi dengan kemungkinan hukuman penjara seumur hidup.

Sementara puluhan ribu pengunjuk rasa telah berbaris selama kunjungan Xi Jinping lima tahun lalu, tidak ada protes yang diharapkan pada tahun ini.

Lui Kam-ho, seorang polisi senior, memperingatkan minggu ini terhadap "tindakan kekerasan atau gangguan publik". Lebih dari 30.000 polisi telah dikerahkan untuk memastikan keamanan perayaan itu.

Polisi telah menutup beberapa bagian Hong Kong, memblokir jalan dan memberlakukan zona larangan terbang di atas Pelabuhan Victoria tengah.

Pemimpin baru Hong Kong, Lee, mantan polisi yang dikenai sanksi oleh Amerika Serikat atas perannya dalam penerapan undang-undang keamanan nasional, diperkirakan akan dilantik oleh Xi Jinping pada Jumat besok.

Xi Jinping, yang siap untuk mengamankan masa kepemimpinan ketiga yang melanggar preseden pada kongres Partai Komunis China sekali dalam lima tahun akhir tahun ini, diperkirakan akan bermalam di Shenzhen pada hari Kamis dan berangkat dari Hong Kong besok.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Hong Kong Naik ke Posisi...
Hong Kong Naik ke Posisi 2 Destinasi Wisata Ramah Muslim Terbaik Dunia 2026
Qatar Ungkap Kemajuan...
Qatar Ungkap Kemajuan Positif dalam Dialog AS-Iran, Negosiasi Bakal Berlanjut
Pilu! Induk Gajah Tolak...
Pilu! Induk Gajah Tolak Tinggalkan Anaknya yang Mati Ditabrak Mobil di Jalanan
Rekomendasi
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Pakar Hukum Tegaskan...
Pakar Hukum Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dijadikan Barang Bukti Persidangan Dokter Tifa
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
3 Kapal Perusak Tipe...
3 Kapal Perusak Tipe 055 China Berlatih di Berbagai Wilayah Laut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved