NATO Tambah Jumlah Pasukan Reaksi Cepat hingga 300 Ribu Personel
Selasa, 28 Juni 2022 - 03:08 WIB
loading...
NATO Tambah Jumlah Pasukan Reaksi Cepat hingga 300 Ribu Personel. FOTO/Reuters
A
A
A
MADRID - NATO akan meningkatkan jumlah pasukan reaksi cepat dengan kesiapan tinggi secara besar-besaran menjadi lebih dari 300.000. Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, Senin (27/6/2022).
“Kami akan mengubah pasukan respons NATO dan meningkatkan jumlah pasukan kesiapan tinggi kami menjadi lebih dari 300.000,” katanya kepada wartawan menjelang pertemuan puncak NATO di Madrid akhir pekan ini di Madrid.
Baca: NATO Segera Putuskan Pengerahan Pasukan Terbesar Sejak Perang Dingin
Pasukan reaksi cepat NATO, pasukan tanggapan NATO, sejauh ini memiliki sekitar 40.000 tentara. Pada KTT Madrid, NATO juga akan mengubah bahasanya tentang Rusia yang dalam strategi terakhir aliansi dari tahun 2010 masih digambarkan sebagai mitra strategis.
“Itu tidak akan terjadi dalam konsep strategis yang akan kami setujui di Madrid,” kata Stoltenberg, seperti dikutip dari AFP.
“Saya berharap sekutu akan menyatakan dengan jelas bahwa Rusia menimbulkan ancaman langsung terhadap keamanan kami, nilai-nilai kami, terhadap tatanan internasional berbasis aturan,” lanjutnya.
“Kami akan mengubah pasukan respons NATO dan meningkatkan jumlah pasukan kesiapan tinggi kami menjadi lebih dari 300.000,” katanya kepada wartawan menjelang pertemuan puncak NATO di Madrid akhir pekan ini di Madrid.
Baca: NATO Segera Putuskan Pengerahan Pasukan Terbesar Sejak Perang Dingin
Pasukan reaksi cepat NATO, pasukan tanggapan NATO, sejauh ini memiliki sekitar 40.000 tentara. Pada KTT Madrid, NATO juga akan mengubah bahasanya tentang Rusia yang dalam strategi terakhir aliansi dari tahun 2010 masih digambarkan sebagai mitra strategis.
“Itu tidak akan terjadi dalam konsep strategis yang akan kami setujui di Madrid,” kata Stoltenberg, seperti dikutip dari AFP.
“Saya berharap sekutu akan menyatakan dengan jelas bahwa Rusia menimbulkan ancaman langsung terhadap keamanan kami, nilai-nilai kami, terhadap tatanan internasional berbasis aturan,” lanjutnya.
Lihat Juga :