Afghanistan Khawatirkan Munculnya Wabah Penyakit di Antara Korban Gempa

Minggu, 26 Juni 2022 - 20:33 WIB
loading...
Afghanistan Khawatirkan Munculnya Wabah Penyakit di Antara Korban Gempa
Afghanistan Khawatirkan Munculnya Wabah Penyakit di Antara Korban Gempa. FOTO/Reuters
A A A
KABUL - Ribuan orang yang terkena dampak gempa bumi mematikan di Afghanistan timur membutuhkan air bersih dan makanan serta berisiko terkena penyakit. Hal itu diungkapkan seorang pejabat Kementerian Kesehatan Afghanistan, Minggu (26/6/2022).

Kekahwatiran ini muncul beberapa hari setelah kantor kemanusiaan PBB (OCHA) memperingatkan adanya wabah kolera di wilayah tersebut.

Baca: Afghanistan Luluh Lantak Dihantam Gempa, Taliban Serukan Pencabutan Sanksi

"Orang-orang sangat membutuhkan makanan dan air bersih," kata juru bicara Kementerian Kesehatan Afghanistan Sharafat Zaman kepada Reuters. Ia menambahkan, para pejabat telah mengelola obat-obatan untuk saat ini, tetapi menangani mereka yang kehilangan rumah akan menjadi tantangan.

"Kami meminta masyarakat internasional, organisasi kemanusiaan untuk membantu kami untuk makanan dan obat-obatan, yang selamat mungkin terkena penyakit karena mereka tidak memiliki rumah dan tempat tinggal yang layak untuk hidup," katanya.

Bencana tersebut merupakan ujian besar bagi para penguasa garis keras Taliban Afghanistan, yang telah dijauhi oleh banyak pemerintah asing karena kekhawatiran tentang hak asasi manusia sejak mereka menguasai negara itu tahun lalu.

Baca: Afghanistan Kekurangan Pasokan Medis untuk Rawat Korban Gempa

Membantu ribuan warga Afghanistan juga merupakan tantangan bagi negara-negara yang telah memberlakukan sanksi terhadap badan-badan pemerintah Afghanistan dan bank, memotong bantuan langsung, yang mengarah ke krisis kemanusiaan bahkan sebelum gempa.

PBB dan beberapa negara lain telah mengirimkan bantuan ke daerah-daerah yang terkena dampak, dengan lebih banyak lagi yang akan tiba dalam beberapa hari mendatang.

Pemerintahan Taliban Afghanistan menyerukan pencabutan sanksi dan pencabutan pembekuan miliaran dolar aset bank sentral yang disimpan di lembaga keuangan Barat.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1100 seconds (10.177#12.26)