Serangan Balasan Pakistan Gempur Lokasi Penyimpanan Rudal India

Sabtu, 10 Mei 2025 - 09:05 WIB
loading...
Serangan Balasan Pakistan...
Pakistan meluncurkan rudal Fatah untuk menghancurkan target militer di India. Foto/turdef
A A A
ISLAMABAD - Serangan balasan Pakistan terhadap India sedang berlangsung. Menurut militer Pakistan, ada beberapa aset yang telah dikerahkan, termasuk sistem rudal jarak menengah Fatah-1, yang digunakan untuk menargetkan fasilitas militer India.

Pakistan mengatakan melakukan serangan ini setelah India melakukan serangan pada 7 Mei dan menewaskan warga sipil dan warga negaranya.

Semua lokasi yang menjadi target adalah lokasi yang menurut Pakistan telah digunakan untuk menempatkan target di punggung warga negaranya; India menargetkan masjid, tempat ibadah, serta lokasi militer.

Media pemerintah PTV News kini melaporkan jaringan listrik India telah terkena serangan siber yang diluncurkan sebagai bagian dari Operasi Bunyan Marsoos.

Klaim ini tidak dapat diverifikasi secara independen oleh Al Jazeera. Pemerintah India belum memberikan komentar.

Dalam posting di X, koresponden Al Jazeera Osama Bin Javaid mengatakan, menurut sumber militer, Pakistan menyerang "beberapa target" di seluruh India.

“Pakistan melancarkan operasinya tepat setelah salat subuh pada hari Sabtu (10/5/2025),” ungkap dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Berita Terkini
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Infografis
Perbandingan Jumlah...
Perbandingan Jumlah Muslim antara India, Pakistan, dan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved