Anak Sakit, Ortu di Mesir Galang Dana Buat Tebus Obat Termahal di Dunia
Minggu, 26 Juni 2022 - 11:36 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Klinik Cleveland, gejala atrofi otot tulang belakang tipe 2 mulai muncul ketika seorang anak berusia antara enam bulan dan 18 bulan.
Ini mempengaruhi anggota tubuh bagian bawah dan sementara anak-anak yang menderita itu mungkin bisa duduk, mereka tidak bisa berjalan. Tidak seperti atrofi otot tipe 1 – yang membunuh sebagian besar anak yang menderitanya sebelum mereka berusia dua tahun – kebanyakan anak dengan atrofi otot tulang belakang tipe 2 hidup hingga dewasa.
Dalam sebuah wawancara dengan Shorouk News pada 6 Juni, Mohammed Suleiman, ayah Ruqayyah, mengatakan bahwa putrinya didiagnosis dengan atrofi otot tulang belakang tipe 2 ketika dia berusia satu tahun.
Mengingat biaya pengobatan yang mahal, ia meminta sumbangan dari masyarakat.
Baca juga: Viral! Pengantin Baru Marah karena Suami Kenali Mia Khalifa saat Bulan Madu
Orang Mesir, termasuk pengusaha, aktor, dan atlet terkemuka, mendukung kampanye tersebut dengan menyumbangkan uang dan meramaikan media sosial untuk mendesak orang lain untuk menyumbang melalui transfer bank ke rekening yang diawasi oleh Kementerian Solidaritas Sosial Mesir.
Menurut situs berita Cairo24 dalam sikap empati yang dipuji secara luas, mahasiswa di Fakultas Perdagangan Universitas Kairo membatalkan pesta kelulusan mereka dan menyumbangkan uang yang dialokasikan untuk perayaan itu kepada keluarga Ruqayyah.
Ini mempengaruhi anggota tubuh bagian bawah dan sementara anak-anak yang menderita itu mungkin bisa duduk, mereka tidak bisa berjalan. Tidak seperti atrofi otot tipe 1 – yang membunuh sebagian besar anak yang menderitanya sebelum mereka berusia dua tahun – kebanyakan anak dengan atrofi otot tulang belakang tipe 2 hidup hingga dewasa.
Dalam sebuah wawancara dengan Shorouk News pada 6 Juni, Mohammed Suleiman, ayah Ruqayyah, mengatakan bahwa putrinya didiagnosis dengan atrofi otot tulang belakang tipe 2 ketika dia berusia satu tahun.
Mengingat biaya pengobatan yang mahal, ia meminta sumbangan dari masyarakat.
Baca juga: Viral! Pengantin Baru Marah karena Suami Kenali Mia Khalifa saat Bulan Madu
Orang Mesir, termasuk pengusaha, aktor, dan atlet terkemuka, mendukung kampanye tersebut dengan menyumbangkan uang dan meramaikan media sosial untuk mendesak orang lain untuk menyumbang melalui transfer bank ke rekening yang diawasi oleh Kementerian Solidaritas Sosial Mesir.
Menurut situs berita Cairo24 dalam sikap empati yang dipuji secara luas, mahasiswa di Fakultas Perdagangan Universitas Kairo membatalkan pesta kelulusan mereka dan menyumbangkan uang yang dialokasikan untuk perayaan itu kepada keluarga Ruqayyah.
Lihat Juga :