Trump Puji Mahkamah Agung AS Larang Aborsi: Itu Putusan Tuhan

Sabtu, 25 Juni 2022 - 08:54 WIB
loading...
Trump Puji Mahkamah...
Mantan presiden AS Donald Trump memuji putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat yang melarang perempuan aborsi. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Mantan presiden Donald Trump memuji Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) yang memutuskan melarang perempuan untuk aborsi atau menggugurkan janin. Dia menyebutnya sebagai putusan Tuhan.

Putusan Mahkamah Agung itu otomatis membatalkan aturan tentang hak perempuan untuk aborsi yang sudah berlaku hampir lima dekade.

"Ini mengikuti Konstitusi, dan mengembalikan hak ketika mereka seharusnya diberikan sejak lama," kata Trump kepada Fox News setelah mayoritas hakim Mahkamah Agung 6:3 mengatakan masing-masing negara bagian harus diizinkan untuk membuat aturan mereka sendiri tentang aborsi.

Baca juga: Mahkamah Agung AS Larang Aborsi, Joe Biden: Ini Hari Menyedihkan!

Ditanya apakah dia merasa memainkan peran dalam hasil ini, setelah menunjuk tiga hakim agung konservatif ke Mahkamah Agung saat menjabat, Trump mengatakan "Tuhan yang membuat putusan."

Tetapi tidak lama kemudian, presiden ke-45 AS itu kembali menimpali untuk mengambil pujian atas putusan tersebut.

"Putusan hari ini, yang merupakan kemenangan terbesar untuk kehidupan dalam satu generasi...(itu) hanya dimungkinkan karena saya menyampaikan semuanya seperti yang dijanjikan, termasuk mencalonkan dan mendapatkan tiga Konstitusionalis yang sangat dihormati dan kuat dikonfirmasi ke Mahkamah Agung Amerika Serikat," kata Trump dalam sebuah pernyataan.

"Merupakan kehormatan besar bagi saya untuk melakukannya!" imbuh dia, seperti dikutip AFP, Sabtu (25/6/2022).

Empat tahun Trump menjabat melihat penunjukan tiga hakim agung yang memiringkan keseimbangan Mahkamah Agung ke mayoritas konservatif saat ini.

Mereka yang ditunjuk adalah Neil Gorsuch, Brett Kavanaugh dan Amy Coney Barrett, semuanya menandatangani putusan mayoritas pada hari Jumat.

Baca juga: Larang Perempuan Aborsi, AS Dikecam Para Sekutunya

Berbeda dengan Trump, Presiden Joe Biden mengecam keras putusan itu.

"Ini hari yang menyedihkan bagi pengadilan dan negara," kata Biden dalam pidato Gedung Putih setelah putusan MA keluar, yang menurutnya membawa negara itu kembali ke era 150 tahun silam.

Biden mempersilakan warga AS untuk melakukan protes damai. Dia tidak mentoleransi setiap kekerasan.

Para pemimpin negara-negara sekutu AS juga mengecam putusan Mahkamah Agung Amerika. Mereka yang mengecam adalah Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Dasco Undang Serikat...
Dasco Undang Serikat Buruh dan Pemerintah Bahas Ancaman PHK
Mutasi Polri, AKBP Rulian...
Mutasi Polri, AKBP Rulian Syauri Jabat Kapolres Malang, Kombes Putu Kholis Jadi Kapolres Bekasi Kota
IHSG Babak Belur Jelang...
IHSG Babak Belur Jelang Akhir Pekan, Sesi Siang Ditutup Ambruk 2,73% ke 5.835
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved