AS akan Kirim Robot Anjing Pembersih Ranjau ke Ukraina

Sabtu, 25 Juni 2022 - 05:15 WIB
loading...
A A A
Platform seluler kemungkinan juga akan digunakan untuk membersihkan ranjau anti-personil POM-3 Rusia, yang dipicu secara seismik dari jarak 21 meter.

Diperkirakan 300.000 meter persegi wilayah Ukraina perlu dibersihkan dari ranjau pada 20 Mei, menurut Wakil Menteri Dalam Negeri Ukraina Meri Akopian.

Kementerian Dalam Negeri Ukraina memperkirakan tugas itu bisa memakan waktu lima hingga sepuluh tahun.

Upaya ini sangat menantang karena diperkirakan 2,8 juta orang telah menyeberang kembali ke Ukraina sejak perang dimulai.

Mereka berisiko menginjak ranjau atau jebakan yang tersembunyi di antara puing-puing rumah mereka.

“Ranjau anti-personil dan anti-kendaraan, serta amunisi lain yang tidak meledak atau ditinggalkan di Ukraina, mengancam nyawa jutaan orang,” papar Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Mereka akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk disingkirkan, menghambat upaya rekonstruksi dan membuatnya tidak aman bagi orang-orang untuk kembali ke kehidupan sehari-hari mereka sebelumnya,” ungkap Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Trump Dilaporkan Dukung...
Trump Dilaporkan Dukung Presiden FIFA Infantino Jadi Sekjen PBB, Gantikan Guterres
Rekomendasi
Ruben Onsu Buka Peluang...
Ruben Onsu Buka Peluang Mediasi dengan Sarwendah di Luar Pengadilan, Demi Anak
Rugi hingga Rp3 Miliar,...
Rugi hingga Rp3 Miliar, Amanda Manopo Tak Sabar Penjarakan Oknum Manajemen
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
Berita Terkini
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved