Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Afghanistan Meningkat Jadi 1.150
Jum'at, 24 Juni 2022 - 15:19 WIB
loading...
A
A
A
Pengambilalihan Taliban atas negara itu tahun lalu ketika Amerika Serikat (AS) bersiap untuk menarik pasukannya mendorong keputusan pemerintahan Biden untuk membekukan sekitar USD9,5 miliar yang dimiliki bank sentral Afghanistan di bank-bank AS, menghambat upaya penguasa baru untuk membayar pegawai negeri sipil dan mengimpor barang.
Truk makanan dan kebutuhan lainnya tiba dari Pakistan, dan pesawat yang penuh dengan bantuan kemanusiaan mendarat dari Iran dan Qatar. Bantuan kemanusiaan India dan tim teknis ke ibu kota, Kabul, untuk mengoordinasikan pengiriman bantuan kemanusiaan.
India mengatakan bantuannya akan diserahkan ke badan PBB di lapangan dan Masyarakat Bulan Sabit Merah Afghanistan.
Di provinsi Paktika, gempa mengguncang wilayah yang sangat miskin, di mana penduduknya mencari nafkah di beberapa daerah subur di antara pegunungan yang kasar. Jalan sangat sulit sehingga beberapa desa di Distrik Gayan membutuhkan waktu sehari penuh untuk dicapai dari Kabul, meskipun jaraknya hanya 175 kilometer.
Baca juga: PBB: Turki Kemungkinan Terbaik Kirim Tim Penyelamat ke Afghanistan
Negara berpenduduk 38 juta orang itu sudah berada di tengah-tengah krisis ekonomi yang melonjak yang telah menjerumuskan jutaan orang ke dalam kemiskinan dengan lebih dari satu juta anak berisiko kekurangan gizi parah.
Ada proyeksi, yang dikutip oleh PBB dan lainnya, bahwa tingkat kemiskinan dapat naik setinggi 97% dari populasi dan pengangguran hingga 40% tahun ini.
Truk makanan dan kebutuhan lainnya tiba dari Pakistan, dan pesawat yang penuh dengan bantuan kemanusiaan mendarat dari Iran dan Qatar. Bantuan kemanusiaan India dan tim teknis ke ibu kota, Kabul, untuk mengoordinasikan pengiriman bantuan kemanusiaan.
India mengatakan bantuannya akan diserahkan ke badan PBB di lapangan dan Masyarakat Bulan Sabit Merah Afghanistan.
Di provinsi Paktika, gempa mengguncang wilayah yang sangat miskin, di mana penduduknya mencari nafkah di beberapa daerah subur di antara pegunungan yang kasar. Jalan sangat sulit sehingga beberapa desa di Distrik Gayan membutuhkan waktu sehari penuh untuk dicapai dari Kabul, meskipun jaraknya hanya 175 kilometer.
Baca juga: PBB: Turki Kemungkinan Terbaik Kirim Tim Penyelamat ke Afghanistan
Negara berpenduduk 38 juta orang itu sudah berada di tengah-tengah krisis ekonomi yang melonjak yang telah menjerumuskan jutaan orang ke dalam kemiskinan dengan lebih dari satu juta anak berisiko kekurangan gizi parah.
Ada proyeksi, yang dikutip oleh PBB dan lainnya, bahwa tingkat kemiskinan dapat naik setinggi 97% dari populasi dan pengangguran hingga 40% tahun ini.
(ian)
Lihat Juga :