Indonesia Patut Waspada, Negara Tetangga Konfirmasi Kasus Cacar Monyet
Rabu, 22 Juni 2022 - 19:40 WIB
loading...
A
A
A
“Pelacakan kontak sedang berlangsung untuk penerbangan yang terkena dampak dan selama dia tinggal di Singapura. Selama periode ini, ia sebagian besar tetap berada di kamar hotelnya, kecuali untuk mengunjungi tempat pijat, dan makan di tiga tempat makan pada 16 Juni," ungkap Kementerian Kesehatan Singapura.
“Secara umum, risiko penularan ke pengunjung di lokasi ini rendah, karena data menunjukkan bahwa cacar monyet menular melalui kontak fisik yang dekat atau kontak yang lama. Keempat lokasi yang dikunjungi kasus tersebut sedang menjalani pembersihan dan disinfeksi,” sambung Kementerian Kesehatan Singapura.
Pada 21 Juni, 13 kontak dekat telah diidentifikasi. Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan semua kontak dekat akan ditempatkan di karantina selama 21 hari sejak kontak terakhir mereka dengan kasus tersebut.
“Selain itu, dua kontak berisiko rendah telah ditempatkan pada pengawasan telepon. Orang yang berada di bawah pengawasan telepon akan menerima panggilan telepon setiap hari selama periode 21 hari untuk memantau timbulnya gejala" kata Kementerian Kesehatan Singapura.
Baca juga: Cacar Monyet Bakal Punya Nama Baru
"Jika dicurigai terinfeksi akan segera disampaikan ke NCID untuk evaluasi lebih lanjut dan isolasi untuk mencegah penularan lebih lanjut,” tambah kementerian itu.
Monkeypox atau cacar monyet adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus monkeypox.
“Secara umum, risiko penularan ke pengunjung di lokasi ini rendah, karena data menunjukkan bahwa cacar monyet menular melalui kontak fisik yang dekat atau kontak yang lama. Keempat lokasi yang dikunjungi kasus tersebut sedang menjalani pembersihan dan disinfeksi,” sambung Kementerian Kesehatan Singapura.
Pada 21 Juni, 13 kontak dekat telah diidentifikasi. Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan semua kontak dekat akan ditempatkan di karantina selama 21 hari sejak kontak terakhir mereka dengan kasus tersebut.
“Selain itu, dua kontak berisiko rendah telah ditempatkan pada pengawasan telepon. Orang yang berada di bawah pengawasan telepon akan menerima panggilan telepon setiap hari selama periode 21 hari untuk memantau timbulnya gejala" kata Kementerian Kesehatan Singapura.
Baca juga: Cacar Monyet Bakal Punya Nama Baru
"Jika dicurigai terinfeksi akan segera disampaikan ke NCID untuk evaluasi lebih lanjut dan isolasi untuk mencegah penularan lebih lanjut,” tambah kementerian itu.
Monkeypox atau cacar monyet adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus monkeypox.
Lihat Juga :