Paket Pangan Dermawan Redam Kelaparan di Afghanistan

Rabu, 22 Juni 2022 - 09:35 WIB
loading...
Paket Pangan Dermawan...
Paket Pangan Dermawan Redam Kelaparan di Afghanistan. FOTO/ACT
A A A
JAKARTA - Ratusan paket pangan telah didistribusikan di Faryab, Afghanistan . Paket hadiah para dermawan ini diharapkan mampu meredam kelaparan, serta tingginya angka kekurangan nutrisi di antara para pengungsi internal Afghanistan.

Saat ini Afghanistan tengah berada dalam titik puncak krisis, usai dikepung berbagai permasalahan kemanusian yang kompleks. Mulai dari konflik internal yang parah, keruntuhan ekonomi, merebaknya pandemi Covid-19, hingga kekeringan yang tercatat sebagai yang terparah dalam 27 tahun terakhir.

Baca: Arab Saudi Hibahkan Rp438 Miliar untuk Dukung Dana Kemanusiaan Afghanistan

Kondisi ini telah membuat jumlah pengungsi internal Afghanistan melonjak tajam. Kelaparan pun merajalela di negara seluas 652,860 kilometer persegi tersebut. Selain disebabkan harga pangan yang naik dan sulit dijangkau, sektor pertanian Afghanistan juga telah mengalami gagal panen pada musim sebelumnya.

Hal ini pun membuat stok pangan saat ini menjadi sangat sedikit. Lebih dari separuh penduduk Afghanistan mengalami krisis pangan.

“Kekurangan pangan dan harga yang meroket membuat pengungsi menjual semua yang mereka miliki hanya untuk membeli makanan. Ketika tidak ada yang tersisa untuk dijual, mereka terjerat utang dalam jumlah besar. Mereka mengambil setiap tindakan yang mereka bisa untuk berita hidup," ujar Saleh Saeed, kepala eksekutif Komite Darurat Bencana (DEC) di Afghanistan, dikutip dari laman Independent.

Untuk meredam kelaparan di Afghanistan, para dermawan melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT) telah mendistribusi paket pangan berisi berbagai kebutuhan pokok pada akhir April lalu. Bantuan didistribusikan di Kota Faryab, dan menjangkau 550 penerima manfaat.

Baca: Peringati Hari Pengungsi Sedunia, Pencari Suaka Asal Afghanistan Gelar Aksi Damai

"Insyaallah, paket ini juga mampu memenuhi kebutuhan pangan mereka hingga satu bulan pasca Idulfitri. Mayoritas para penerima manfaat adalah keluarga miskin yang ekonomi keluarganya hancur akibat krisis di negeri tersebut," ujar Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Network ACT.

Bantuan pangan ini diharapkan juga mampu meredam tingginya angka kekurangan nutrisi di antara pengungsi yang menjadi pemicu munculnya berbagai penyakit.

Pihak medis pun mengeluhkan kekurangan obat-obatan dan persediaan dasar. Lebih dari 3 juta balita diperkirakan menderita kekurangan gizi akut, dan satu juta di antaranya berisiko meninggal dunia.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Kantor Media Pemerintah...
Kantor Media Pemerintah Sangkal Klaim Dewan Perdamaian soal 602 Truk Bantuan Masuk Gaza
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Kedubes Iran: Donasi...
Kedubes Iran: Donasi Masyarakat Indonesia untuk Teheran Tembus Lebih dari Rp9 Miliar
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Putin Akui Ekonomi Rusia...
Putin Akui Ekonomi Rusia Hancur akibat Serangan Ukraina: Tapi Kami Cepat Pulih
Rekomendasi
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Demo Mahasiswa Berlanjut!...
Demo Mahasiswa Berlanjut! BEM Universitas Bung Karno Bawa 6 Tuntutan
Ini Titik Demo Mahasiswa,...
Ini Titik Demo Mahasiswa, 5.955 Personel Kepolisian Dikerahkan Jaga Aksi Unjuk Rasa
Berita Terkini
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved