Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'

Senin, 15 Juni 2026 - 08:47 WIB
loading...
Pejabat Israel Geram...
Para pejabat Zionis Israel geram atas tercapainya kesepakatan damai AS dan Iran. Foto/Jerusalem Post/Marc Israel Sellem
A A A
TEL AVIV - Para pejabat Israel geram dan merasa dikesampingkan oleh kesepakatan damai Amerika Serikat (AS) dan Iran yang akan resmi ditekan di Jenewa, Swiss, Jumat (19/6/2026) mendatang. Mereka menganggap kesepakatan itu sebagai "bencana" yang menggagalkan Israel mencapai tujuan perangnya.

Meski rincian detail kesepakatan itu belum dirilis, Trump mengatakan kesepakatan tersebut akan membuka kembali Selat Hormuz tanpa pungutan tol dan mencabut blokade Angkatan Laut Amerika terhadap pelabuhan Iran di Selat Hormuz.

Baca Juga: AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir

Pakistan, sebagai mediator utama, mengatakan kesepakatan ini untuk mengakhiri perang di semua front, termasuk Lebanon. Sedangkan media Iran melaporkan kesepakatan yang akan ditekan juga mencakup pelonggaran sanksi terhadap Teheran, dan menunda pembicaraan nuklir hingga waktu yang lebih kemudian.

Teheran bersikeras bahwa kesepakatan itu mengakhiri perang antara Israel dan Hizbullah di Lebanon, di mana pasukan Israel telah menduduki sebagian besar wilayah negara tersebut.

NamunYnet,yang mengutip beberapa pejabat senior Israel, melaporkan bahwa Tel Aviv percaya kesepakatan tersebut gagal memenuhi setiap garis merah utama Israel: pelucutan senjata nuklir, pembatasan rudal, dan penarikan sekutu regional Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Breaking News!AS Kembali...
Breaking News!AS Kembali Bombardir Iran Besar-besaran, Tentara dan Warga Tewas
Menhan Israel Puas Gaza...
Menhan Israel Puas Gaza Hancur: Senang, Bukan?
Rekomendasi
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
Penyidik Polri Datangi...
Penyidik Polri Datangi Gedung Pidsus Kejagung, Bawa Koper Besar
Microdrama China Time...
Microdrama China Time Traveling Terbaru di V+Short, Prince's Rules Broken?! Wajib Masuk Watchlist
Berita Terkini
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved