Spesifikasi Forpost-R, Drone Rusia Buatan Israel dengan Kemampuan Mengerikan

Selasa, 21 Juni 2022 - 23:17 WIB
loading...
Spesifikasi Forpost-R,...
Drone Forpost-R Rusia, yang aslinya Searcher II buatan Israel, digunakan Moskow dalam serangan udara di Ukraina. Foto/Bulgarian Military
A A A
JAKARTA - Sebagai salah satu negara adidaya, Rusia memiliki kekuatan militer yang cukup kuat. Bahkan, bisa dikatakan sebagai salah satu yang terkuat di dunia.

Selain itu, Rusia juga diketahui memiliki berbagai macam alat tempur canggih yang diproduksi sendiri, hingga dibeli dari negara lain. Salah satunya adalah sebuah drone tempur bernama Forpost-R.

Dikutip dari situs AirSpace Review, Forpost-R merupakan sebuah kendaraan udara tak berawak (UAV) buatan Israel yang diproduksi di bawah lisensi perusahaan Rusia. Dalam sejarahnya, Rusia membeli drone tersebut pada 2008. Kala itu, masih bernama Searcher.

Baca juga: Terungkap, Rusia Gunakan Drone Buatan Israel untuk Lawan UAV Turki Andalan Ukraina

Pada tahun 2016, Rusia mendapatkan produk lisensi. Setahun setelahnya, Moskow mulai membuat sebagian komponennya di dalam negeri. Setelah berbagai penyempurnaan yang dilakukan, drone tersebut dilabeli sebagai Forpost-R.

Dilansir dari Army Recognition, Forpost-R dirancang untuk melakukan misi pengintaian dan menyampaikan lokasi target secara real-time. Pada sebuah video yang dirilis Kementerian Pertahanan Rusia menunjukkan UAV ini dipersenjatai dengan dua peluru kendali.

Forpost-R dilengkapi sistem optronic gyro-stabilized buatan Rusia. Perangkat ini dirancang Ural Optical & Mechanical Plant dan NPP Airbone & Marine Electronics. Selain itu, ada juga payload optronik 32 kg yang terdiri dari unit pencitraan termal matriks 3-5 mikron berpendingin, unit televisi, serta pengintai atau illuminator laser HTEB.461321.011 yang diproduksi Quantum Optics.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved