Bantu Pengungsi Ukraina, Jurnalis Rusia Jual Medali Nobel

Selasa, 21 Juni 2022 - 21:27 WIB
loading...
A A A
Novaya Gazeta memutuskan untuk menangguhkan operasinya baik online maupun cetak pada 28 Maret setelah menerima dua peringatan dari regulator media Rusia karena gagal mengidentifikasi entitas "agen asing" seperti itu dalam artikelnya. Di bawah hukum Rusia, jika sebuah publikasi menerima dua peringatan dari regulator, lisensinya dapat dicabut.

Baca juga: Pertama Kali, Rusia Konfirmasi Jet Tempur Siluman Su-57 Gempur Ukraina

Muratov, yang secara terbuka menentang serangan militer Moskow terhadap Kiev, menyatakan bahwa surat kabar itu tidak akan melanjutkan operasi sampai “berakhirnya operasi khusus di wilayah Ukraina.”

Sementara itu, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengomentari keputusan Muratov untuk menyumbangkan uang kepada UNICEF, yang membantu pengungsi Ukraina di seluruh dunia, termasuk di Rusia, dengan menyatakan bahwa setiap kontribusi untuk tujuan ini, terutama yang berkaitan dengan anak-anak, hanya dapat diterima.

Berbicara kepada wartawan, Peskov menambahkan bahwa jumlah pengungsi dari Ukraina, terutama mereka yang tiba di wilayah Rusia, terus bertambah dan mencatat bahwa banyak orang memberikan semua kemungkinan bantuan dengan hati terbuka.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Prancis Terpanggang!...
Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia
Rekomendasi
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved