Pertama Kali, Rusia Konfirmasi Jet Tempur Siluman Su-57 Gempur Ukraina

Senin, 20 Juni 2022 - 07:16 WIB
loading...
Pertama Kali, Rusia...
Rusia, untuk pertama kalinya, mengonfirmasi penggunaan jet tempur siluman Su-57 dalam perangnya di Ukraina. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Rusia , untuk pertama kalinya, mengonfirmasi bahwa jet tempur siluman generasi kelima Su-57 telah digunakan dalam misi tempur di Ukraina . Konfirmasi ini datang dari Wakil Perdana Menteri Rusia Yury Borisov.

"Jet-jet itu telah berulang kali ditugaskan dengan misi, baik secara individu maupun sebagai bagian dari regu," kata Borisov kepada wartawan di sela-sela Forum Ekonomi Internasional St Petersburg pada Sabtu lalu, yang dilansir Russia Today, Minggu (19/6/2022).

Dia menambahkan bahwa senjata pesawat-pesawat canggih itu sangat efektif.

Su-57 pertama kali bergabung dengan Angkatan Udara Rusia pada tahun 2020 dan menerbangkan misi pengeboman di Suriah.

Baca juga: Rusia Bunuh 50 Jenderal Ukraina dengan Rudal Jelajah Kalibr

Media Rusia pertama kali melaporkan penggunaan jet tempur Su-57 di Ukraina pada Mei lalu, namun tidak ada konfirmasi resmi dari pemerintah maupun militer Moskow.

Pada bulan Juni, kantor berita RIA Novosti mengutip seorang sumber yang mengatakan bahwa empat jet tempur canggih telah dikerahkan untuk menemukan dan menghancurkan pertahanan udara Ukraina. Tanpa merinci jenis pesawat, sumber itu mengatakan bahwa teknologi siluman membantu jet tempur tersebut menghindari radar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Koalisi Militer Islam...
Koalisi Militer Islam Gandeng PBB Latih Palestina dan Chad Perangi Pendanaan Terorisme
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Masuk 50% ke Kanada, PM Carney: Pelanggaran!
Rekomendasi
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Infografis
Selama Gencatan Senjata...
Selama Gencatan Senjata Paskah, Rusia Diserang Ukraina 1.300 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved