China Sukses Uji Sistem Pencegat Rudal, Klaim Tak Ditujukan pada Negara Lain

Senin, 20 Juni 2022 - 09:55 WIB
loading...
China Sukses Uji Sistem...
China berhasil menguji coba sistem pencegat rudal berbasis darat, mengeklaim tak ditujukan pada negara mana pun. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - China telah berhasil menguji coba sistem pencegat rudal berbasis darat. Hal itu diumumkan Kementerian Pertahanan yang menegaskan bahwa tes tersebut sebagai pertahanan dan tidak ditujukan pada negara mana pun.

"Sudah mencapai tujuan yang diharapkan," kata kementerian tersebut, yang dilansir Reuters, Senin (20/6/2022).

China telah meningkatkan penelitian ke semua jenis rudal, dari yang dapat menghancurkan satelit di luar angkasa hingga rudal balistik berhulu ledak nuklir, sebagai bagian dari skema modernisasi ambisius yang diawasi oleh Presiden Xi Jinping.

Beijing telah menguji sistem pencegat rudal sebelumnya—pengumuman publik terbaru dari sebuah tes adalah pada Februari 2021, dan sebelum itu pada 2018.

Baca juga: Kapal Perang China dan Rusia Berkeliaran di Selatan Tokyo, Jepang Waspada

Media pemerintah mengatakan China telah melakukan tes sistem anti-rudal setidaknya sejak 2010.

Kementerian itu mengatakan dalam sebuah pernyataan singkat pada Minggu malam bahwa uji coba “teknologi pencegat anti-rudal di tengah jalan” telah dilakukan malam itu.

"Tes ini bersifat defensif dan tidak ditujukan ke negara mana pun," lanjut kementerian tersebut.

Pengumuman itu tidak memberikan rincian lainnya.

China, bersama dengan sekutunya; Rusia, telah berulang kali menyatakan penentangan terhadap penempatan sistem anti-rudal Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) Amerika Serikat (AS) di Korea Selatan.

China berpendapat radar kuat peralatan itu bisa menembus ke wilayahnya. China dan Rusia juga telah mengadakan simulasi latihan anti-rudal.

China telah memberikan sedikit rincian tentang program misilnya sendiri, selain dari pernyataan singkat sesekali oleh Kementerian Pertahanan atau di media pemerintah.

Pada 2016, Kementerian Pertahanan mengonfirmasi bahwa pihaknya terus melakukan uji coba sistem anti-rudal setelah gambar-gambar muncul di televisi pemerintah.

Beijing mengatakan teknologi semacam itu diperlukan untuk pertahanan dan keamanan nasional.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Berita Terkini
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Infografis
China Marah, AS Tak...
China Marah, AS Tak Mau Tarik Sistem Rudal Typhon dari Filipina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved