UEA Kirim 27 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Pengungsi Ukraina di Polandia

Minggu, 19 Juni 2022 - 16:15 WIB
loading...
UEA Kirim 27 Ton Bantuan...
UEA Kirim 27 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Pengungsi Ukraina di Polandia. FOTO/Reuters
A A A
DUBAI - Uni Emirat Arab (UEA) mengirim pesawat yang membawa 27 ton makanan dan pasokan medis untuk mendukung pengungsi Ukraina di Polandia . Kantor berita negara WAM melaporkan pada Jumat (17/6/2022).

Menurut laporan itu, langkah itu adalah bagian dari dukungan bantuan berkelanjutan dari UEA untuk berkontribusi mengurangi dampak kemanusiaan yang dihadapi oleh pengungsi dan pengungsi Ukraina.

Baca: 5 Negara yang Menjadi Tujuan Pengungsi Ukraina Akibat Invasi Rusia

Salem Ahmed Al-Kaabi, Duta Besar UEA untuk Ukraina, menegaskan keinginan negaranya untuk membantu memberikan bantuan kemanusiaan dan dukungan serta bantuan yang diperlukan untuk pengungsi Ukraina

“Ini adalah kerangka pendekatan Emirat untuk membantu meringankan penderitaan di seluruh dunia,” kata Al-Kaabi, seperti dikutip dari Arab News.

UEA telah mengirim 6 pesawat ke Polandia dan Moldova, membawa 156 ton makanan dan bantuan medis serta ambulans, sejak konflik Ukraina dimulai pada Februari. Ini sebagai bagian dari sumbangan USD5 juta sebagai tanggapan atas seruan mendesak dari PBB.

The Dubai International Humanitarian City (IHC) juga mengirim 124 ton pasokan bantuan dan peralatan tempat tinggal dengan organisasi internasional lainnya di kota itu, WAM melaporkan.

Baca: Pasangan Ini Tampung Pengungsi Ukraina, 10 Hari Kemudian Sang Suami Kabur Bersamanya

Menurut PBB, lebih dari 5,5 juta orang Ukraina telah melarikan diri ke negara tetangga Polandia, Moldova, Rumania dan sekitarnya sejak invasi Rusia pada 24 Februari. PBB juga menyebutnya sebagai krisis pengungsi dengan pertumbuhan tercepat di Eropa sejak Perang Dunia II.

Saat perang berkecamuk di timur Ukraina, Kiev menerima dorongan besar pada hari Jumat, ketika Uni Eropa merekomendasikan agar mereka menjadi kandidat untuk bergabung dengan blok tersebut, menandakan perubahan geopolitik yang dramatis setelah invasi Rusia.

Pada pertemuan puncak minggu depan, para pemimpin Uni Eropa diharapkan untuk mendukung rekomendasi oleh eksekutif blok untuk Ukraina dan negara tetangga Moldova.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Sampaikan Amanah Prabowo,...
Sampaikan Amanah Prabowo, Wamenhaj Salurkan Bantuan untuk Jemaah Haji asal Aceh yang Terlilit Utang
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Pemerintah Arab Saudi...
Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian
Rekomendasi
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Berita Terkini
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved