Ingin Ikut Bertempur, Warga Sipil Ukraina di Bucha Jalani Latihan Militer

Minggu, 19 Juni 2022 - 14:54 WIB
loading...
Ingin Ikut Bertempur,...
Ingin Ikut Bertempur, Warga Sipil Ukraina di Bucha Jalani Latihan Militer. FOTO/Reuters
A A A
BUCHA - Puluhan warga sipil Ukraina berpakaian motif khaki melakukan latihan militer pada Jumat (17/6/2022) di posisi-posisi pertahanan yang ditinggalkan oleh pasukan Rusia . Bucha, sebuah kota yang identik dengan kejahatan perang yang dituduhkan kepada pasukan Moskow.

Memegang senapan dan mengenakan balaclava, para sukarelawan dilatih oleh tentara Ukraina dan telah mendaftar untuk membela negara mereka dari serangan gencar Rusia.

Baca: Sekjen NATO: Perang di Ukraina Bisa Berlangsung Bertahun-tahun

"Kebanyakan yang ada di sini bukan tentara. Mereka hanya warga sipil yang ingin membela negaranya - 50 persen dari mereka tidak pernah memegang senjata sampai hari ini," kata seorang sersan yang dikenal sebagai "Ticha".

Pasukan Rusia menyerbu Bucha, pinggiran barat laut Kiev, tiga hari setelah serangan mereka di Ukraina dimulai pada 24 Februari.

Pasukan Rusia mundur pada bulan April sebagai bagian dari pemindahan besar-besaran ke timur. Mereka meninggalkan jejak mayat sipil - beberapa dengan tangan terikat - di belakang mereka, memicu tuduhan kejahatan perang.

Banyak orang Ukraina yang telah meningkatkan pangkat tentara setelah invasi, telah menerima pelatihan di hutan yang sebelumnya ditempati oleh tentara Rusia.

Baca: Presiden Belarusia Peringatkan Kiev Tidak Lancarkan Serangan ke Wilayah Rusia

Para sukarelawan telah merebut kembali daerah tersebut, yang sekarang dipenuhi oleh tumpukan tanah, tempat perlindungan dan lubang raksasa setelah pasukan penyerang meninggalkan lokasi tersebut.

"Rusia menggali lubang ini, 7.000 lubang besar untuk kendaraan lapis baja, tank, tanker. Itu banyak, dan mereka bersiap untuk tinggal di sini untuk waktu yang lama," kata juru bicara pasukan pertahanan teritorial Ukraina, Valentyn Kalachnyk.

Ticha mengatakan kepada AFP bahwa latihan tersebut, yang berlangsung di bawah pengawasan staf militer Ukraina, akan membuat penduduk setempat lebih siap jika pasukan Moskow menyerang Bucha lagi.

"Jika Orc (tentara Rusia) kembali, kami akan mampu menghadapi mereka, tidak seperti pertama kali. Kami tidak siap untuk itu," katanya.

Baca: Ukraina Bombardir Donetsk, 5 Warga Sipil Tewas dan 12 Terluka

"Kami mengajari mereka apa yang kami ketahui, lebih dari apa yang Anda pelajari dari instruktur yang dikirim oleh NATO," lanjutnya.

Kalachnyk menambahkan: "Ada latihan konstan di sini. Ada banyak sukarelawan, selalu ada antrian di kantor pendaftaran militer untuk bergabung dengan tentara."

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
Perbandingan Pangkalan...
Perbandingan Pangkalan Militer AS vs China di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved