Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi

Selasa, 09 Juni 2026 - 04:40 WIB
loading...
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris makin tak berdaya! Seluruh armada kapal selam serang tak beroperasi. Foto/X/@clashreport
A A A
LONDON - Seluruh armada kapal selam serang bertenaga nuklir Inggris yang tersedia terhenti di pelabuhan menunggu perawatan dan perbaikan. Dengan demikian, Angkatan Laut Kerajaan tidak memiliki kapal pemburu-pembunuh yang dapat dikerahkan.

Kelima kapal selam serang kelas Astute Angkatan Laut Kerajaan yang beroperasi saat ini tidak tersedia, sementara kapal keenam, meskipun telah ditugaskan ke armada, belum siap untuk dikerahkan. Itu dilaporkan The Telegraph dan Daily Mail pada akhir pekan, mengutip sumber angkatan laut.

Kapal selam kelas Astute dirancang untuk melacak dan mencegah kapal selam musuh, serta mengawal kapal induk Inggris dan kapal kelas Vanguard yang membawa rudal nuklir Trident. Kapal-kapal ini bertenaga nuklir dan dipersenjatai dengan torpedo Spearfish dan rudal jelajah Tomahawk.

Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi

1. Inggris Tak Berdaya Menghadapi Dugaan Agresi Rusia

Mantan kapten kapal selam nuklir, Komandan Ryan Ramsey, mengatakan kepada The Telegraph bahwa situasi ini merupakan "peringatan serius," dengan alasan bahwa Inggris sekarang tampak "tidak berdaya" dalam menghadapi dugaan agresi Rusia. Moskow telah berulang kali menolak klaim bahwa mereka menimbulkan ancaman bagi Eropa.

Lord West, mantan Kepala Angkatan Laut dan menteri keamanan Partai Buruh, menggambarkan situasi tersebut sebagai "tidak dapat diterima" dan "sangat mengkhawatirkan," dengan mengatakan bahwa kapal selam serang sangat penting untuk melindungi pencegahan nuklir Inggris dan "menakutkan Rusia."


2. Kurangnya Teknisi hingga Penundaan Perawatan

Masalah dengan armada kapal selam angkatan laut sebelumnya dilaporkan pada tahun 2023, dengan The Mail menyatakan pada saat itu bahwa semua kapal selam serang nuklir Inggris yang tersedia terkurung di pelabuhan, dengan alasan penundaan perawatan, kekurangan insinyur angkatan laut, dan kurangnya kapasitas dok kering.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Menlu Iran kepada AS:...
Menlu Iran kepada AS: Pergi dari Wilayah Kami jika Anda Ingin Selamat!
Rekomendasi
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Berita Terkini
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Infografis
Hanya 2 Kapal Perusak...
Hanya 2 Kapal Perusak Angkatan Laut Inggris yang Bisa Beroperasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved