AS Dilaporkan Pertimbangkan Lipat Gandakan Pengiriman HIMARS ke Ukraina

Minggu, 19 Juni 2022 - 13:28 WIB
loading...
A A A
Paket bantuan USD1 miliar diumumkan oleh Biden kurang dari sebulan setelah ia menandatangani pengeluaran USD40 miliar untuk mendanai militer dan ekonomi Ukraina, dan di atas paket pengeluaran USD13,6 miliar yang disetujui oleh Kongres pada bulan Maret lalu.

Selain itu, Inggris telah memberi Ukraina tiga M270 Multiple Launch Rocket Systems (MLRS) buatan AS – mirip dengan HIMARS – dan Jerman minggu ini mengumumkan bahwa mereka juga akan mengirim tiga M270, yang dilaporkan berkurang dari janji semula yaitu empat karena kekurang amunisi.

"Empat sistem HIMARS pertama yang disediakan AS akan mencapai Ukraina pada akhir bulan ini setelah kru Ukraina mereka dilatih," kata Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Mark Milley awal pekan ini.

Terlepas dari curahan dukungan militer, Kiev telah meminta jauh lebih banyak dari ini, dan sistem senjata lainnya.

Baca juga: Inilah Kehebatan Artileri Roket HIMARS yang Dikirim AS ke Ukraina

“Kami meminta 10 kali lebih banyak peluncur HIMARS," kata anggota parlemen Ukraina Alexandra Ustinova kepada Politico.

“Empat HIMARS bukan apa-apa,” tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Israel Ungkap 2 Skenario...
Israel Ungkap 2 Skenario Perang AS-Iran Pecah Lagi
Rekomendasi
KPK Panggil Bupati Indragiri...
KPK Panggil Bupati Indragiri Hulu terkait Kasus Ajudan Gubernur Abdul Wahid
Sambut Musim Liburan...
Sambut Musim Liburan dan Back to School dengan Berbagai Penawaran Menarik dari BRI
Riri Riza Soroti Vonis...
Riri Riza Soroti Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim, Singgung Dissenting Opinion Hakim
Berita Terkini
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved