Lima Kota Paling Kotor di Asia, Nomor 3 Ada Tetangga Indonesia
Sabtu, 18 Juni 2022 - 18:49 WIB
loading...
A
A
A
Dharavi merupakan sebuah wilayah di Mumbai, India. Kawasan ini kerap disebut sebagai salah satu yang paling kotor di Asia. Dikutip dari Borgen Project, Dharavi adalah rumah bagi sekitar 600.000 hingga 1 juta orang.
Berbeda dengan kawasan kumuh lain yang biasanya terdapat di pinggiran kota, Dharavi justru terletak di jantung kota Mumbai. Dharavi sendiri pernah disorot dalam sebuah film berjudul Slumdog Millionaire.
Sebagian dari penduduknya bekerja sebagai pembuat tembikar, penenun, dan pembuat sabun.
3. Tondo, Manila
Dalam sejarahnya, Tondo diketahui dibangun di pinggiran metro Manila. Dulunya kawasan tersebut adalah tempat pembuangan sampah. Seiring perkembangannya, Tondo dikenal sebagai salah satu kawasan paling kotor di Asia.
Dikutip dari US News, sumber air yang kotor dan masalah kebersihan lainnya membuat berbagai penyakit merajalela. Sumber penghasilan penduduknya adalah memilah sampah berupa barang yang masih bisa dijual atau didaur ulang.
Selain itu, pada salah satu daerahnya penduduk mencari nafkah dengan mengumpulkan potongan ayam dari sampah. Setelah itu mereka merebusnya dan membuat hidangan bernama Pagpag yang nantinya dijual ke penghuni lainnya.
Baca juga: 5 Negara dengan Angka Kelahiran Tertinggi di Dunia
Berbeda dengan kawasan kumuh lain yang biasanya terdapat di pinggiran kota, Dharavi justru terletak di jantung kota Mumbai. Dharavi sendiri pernah disorot dalam sebuah film berjudul Slumdog Millionaire.
Sebagian dari penduduknya bekerja sebagai pembuat tembikar, penenun, dan pembuat sabun.
3. Tondo, Manila
Dalam sejarahnya, Tondo diketahui dibangun di pinggiran metro Manila. Dulunya kawasan tersebut adalah tempat pembuangan sampah. Seiring perkembangannya, Tondo dikenal sebagai salah satu kawasan paling kotor di Asia.
Dikutip dari US News, sumber air yang kotor dan masalah kebersihan lainnya membuat berbagai penyakit merajalela. Sumber penghasilan penduduknya adalah memilah sampah berupa barang yang masih bisa dijual atau didaur ulang.
Selain itu, pada salah satu daerahnya penduduk mencari nafkah dengan mengumpulkan potongan ayam dari sampah. Setelah itu mereka merebusnya dan membuat hidangan bernama Pagpag yang nantinya dijual ke penghuni lainnya.
Baca juga: 5 Negara dengan Angka Kelahiran Tertinggi di Dunia
Lihat Juga :