Biden Sebut Tak Akan Temui Pangeran Mohammed bin Salman, tapi Ada di Acara yang Sama

Sabtu, 18 Juni 2022 - 07:42 WIB
loading...
A A A
Koordinator Gedung Putih Timur Tengah Brett McGurk telah berusaha menengahi perjanjian ekonomi dan keamanan saat kedua negara berupaya membangun hubungan.

Menjelang kunjungan Biden, anggota Parlemen AS telah mendesak presiden untuk memastikan bahwa hubungan Washington dengan Riyadh memajukan kepentingan Amerika, dan bukan sebaliknya.

Sebuah surat kepada Biden awal bulan ini dari kepala beberapa komite Parlemen mengatakan: "Sampai Arab Saudi menunjukkan tanda-tanda memetakan arah yang berbeda, dan mengingat pertimbangan mengenai kunjungan potensial ke Kerajaan di mana Anda mungkin memiliki kesempatan untuk bertemu dengan Raja Salman dan kepala negara regional lainnya, kami mendorong Anda untuk melipatgandakan upaya Anda untuk mengkalibrasi ulang hubungan AS-Saudi."

Perjalanan itu dikecam oleh para pembangkang dan aktivis Saudi, dengan beberapa menuduh Biden "munafik" dan "pengkhianat".

"Presiden Biden mulai menjabat menjanjikan pertanggungjawaban atas pemerintahan teror putra mahkota. Tetapi dengan satu gerakan, Biden mempertaruhkan semua harapan keadilan bagi korban MBS yang tak terhitung jumlahnya seperti ayah saya," kata Abdullah Alaoudh, putra cendekiawan Islam yang dipenjara, Salman al-Awda, kepada Middle East Eye awal bulan ini.

“Itu adalah garam di luka ketika Trump membual tentang 'menyelamatkan [MBS]'. Tapi bagaimana Biden lebih baik jika dia mencium cincin pembunuh ini, penyiksa ini, penjahat perang dan otokrat ini?" imbuh dia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Bangun Permukiman Yahudi di Gaza
Rekomendasi
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
Tegas, Presiden Joe...
Tegas, Presiden Joe Biden Tak Akan Beri Ukraina Jet Tempur F-16
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved