Biden Sebut Tak Akan Temui Pangeran Mohammed bin Salman, tapi Ada di Acara yang Sama

Sabtu, 18 Juni 2022 - 07:42 WIB
loading...
A A A
Khashoggi adalah jurnalis Saudi pengkritik kerajaan yang dibunuh dan dimutilasi di Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018. Dia dibunuh para agen Saudi setelah masuk konsulat untuk mendapatkan dokumen yang dibutuhkan untuk pernikahannya yang akan datang. Jenazahnya tidak pernah ditemukan.

Saat menjadi kandidat presiden AS, Biden mengutuk hubungan AS-Arab Saudi di bawah pemerintahan Donald Trump dan berjanji untuk menjadikan kerajaan itu "paria", bergabung dengan sebagian besar politisi Partai Demokratnya dalam menyerukan pemikiran ulang tentang hubungan Washington dengan Riyadh.

Tetapi sejak menjabat sebagai presiden, dia telah menolak untuk menjatuhkan sanksi pada Mohammed bin Salman, menyusul rilis laporan intelijen AS yang menggambarkan dugaan keterlibatan Putra Mahkota Saudi dalam pembunuhan Khashoggi.

Di tengah meroketnya harga minyak dan rekor inflasi di dalam negeri AS, Biden—yang pernah mencirikan pertempuran antara demokrasi dan otokrasi sebagai prinsip panduan utama dari kebijakan luar negerinya—telah dipaksa untuk berbelok tajam.

Ketika Eropa berupaya mengurangi ketergantungan energinya pada Rusia, setelah invasi ke Ukraina, pemerintahan Biden telah menjangkau musuh lama termasuk Iran, Arab Saudi, dan Venezuela untuk menutup kesenjangan minyak AS.

Menjaga harga gas tetap rendah telah menjadi prioritas utama bagi Biden dan Partai Demokrat, terutama menjelang pemilu paruh waktu yang penting pada November.

Menurut beberapa laporan media, perjalanan Biden ke Arab Saudi juga merupakan upaya untuk menjalin hubungan yang lebih erat antara Arab Saudi dan Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Bangun Permukiman Yahudi di Gaza
Rekomendasi
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
Serupa tapi Tak Sama,...
Serupa tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Gerd, Maag, dan Asam lambung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved