Para Pemimpin Uni Eropa Ramai-ramai Sambangi Kiev, Ini Respons Kremlin
Kamis, 16 Juni 2022 - 23:25 WIB
loading...
A
A
A
"Posisi Rusia dalam masalah ini tidak berubah," kata Peskov, seraya menambahkan bahwa Moskow masih siap untuk memfasilitasi ekspor biji-bijian dari pelabuhan Ukraina.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan pasukan Ukraina harus menjinakkan ranjau di wilayah pesisir terlebih dahulu untuk memungkinkannya.
“Kami tidak tahu persis apakah Ukraina menginginkannya karena mereka tetap diam tentang masalah ini,” ujar Peskov, menambahkan bahwa topik itu “jelas” akan menjadi agenda kunjungan.
Sedangkan mantan presiden Rusia, Dmitry Medvedev, tampak jauh lebih skeptis tentang hasil pembicaraan.
“Itu tidak akan ada gunanya,” kata Medvedev, yang saat ini menjadi wakil kepala Dewan Keamanan Rusia, di Twitter, menambahkan bahwa kunjungan politisi Barat ke Kiev tidak berkontribusi pada penyelesaian konflik yang cepat.
Baca juga: Jenderal AS Akui Rusia Unggul dalam Perang Ukraina Timur, Sebut Mirip PD I
Sebelumnya ajudan menteri dalam negeri Ukraina, Victor Andrusiv, mengatakan kepada wartawan bahwa Macron, Draghi, dan Scholz mungkin datang ke Kiev untuk mendorong Ukraina kembali ke pembicaraan dengan Rusia.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan pasukan Ukraina harus menjinakkan ranjau di wilayah pesisir terlebih dahulu untuk memungkinkannya.
“Kami tidak tahu persis apakah Ukraina menginginkannya karena mereka tetap diam tentang masalah ini,” ujar Peskov, menambahkan bahwa topik itu “jelas” akan menjadi agenda kunjungan.
Sedangkan mantan presiden Rusia, Dmitry Medvedev, tampak jauh lebih skeptis tentang hasil pembicaraan.
“Itu tidak akan ada gunanya,” kata Medvedev, yang saat ini menjadi wakil kepala Dewan Keamanan Rusia, di Twitter, menambahkan bahwa kunjungan politisi Barat ke Kiev tidak berkontribusi pada penyelesaian konflik yang cepat.
Baca juga: Jenderal AS Akui Rusia Unggul dalam Perang Ukraina Timur, Sebut Mirip PD I
Sebelumnya ajudan menteri dalam negeri Ukraina, Victor Andrusiv, mengatakan kepada wartawan bahwa Macron, Draghi, dan Scholz mungkin datang ke Kiev untuk mendorong Ukraina kembali ke pembicaraan dengan Rusia.
Lihat Juga :