Macron, Kanselir Jerman, PM Italia, dan Presiden Rumania Tiba di Kiev Naik Kereta

Kamis, 16 Juni 2022 - 22:00 WIB
loading...
A A A
Sumber-sumber diplomatik Prancis mengatakan kepada Politico bahwa, “Para pemimpin itu mengharapkan Zelensky menentukan apa yang akan menjadi kemenangan militer baginya.”

Pada saat yang sama, sumber diplomatik Prancis juga mengatakan "dialog" antara Moskow dan Kiev akan "diperlukan untuk mengetahui bagaimana kita membangun perdamaian yang berkelanjutan" setelah "perang" berakhir.

“Masalah seperti jaminan keamanan untuk Ukraina dan hubungan Kiev dengan NATO akan dibahas secara khusus,” papar sumber tersebut.

“Salah satu dari empat tujuan pemimpin itu adalah membuat Ukraina kembali ke pembicaraan dengan Rusia,” ungkap Viktor Andrusiv, ajudan menteri dalam negeri Ukraina mengatakan kepada wartawan.

“Menurut informasi saya, Macron, Scholz, dan Draghi memberi kami status pencalonan Uni Eropa … dan permintaan untuk kembali ke proses negosiasi dengan (Presiden Rusia Vladimir) Putin,” papar dia.

“Keempat pemimpin itu juga diperkirakan akan membahas beberapa masalah lain dengan Zelensky, termasuk keamanan pangan, senjata, dan dukungan untuk Ukraina,” ujar Kepala Kantor Kepresidenan Ukraina Andrey Ermak.

Status calon Uni Eropa potensial Ukraina juga ada dalam agenda. “Saya ingin kami mengirim sinyal yang jelas dan positif, tetapi kami harus membangun kebulatan suara di antara anggota UE. Saya tidak berpikir kami dapat memisahkan Moldova dari Ukraina dalam prospek yang kami berikan,” papar Macron.

Macron merujuk pada prospek Ukraina dan Moldova bergabung dengan blok tersebut.

Namun, sumber diplomatik mengatakan kepada podcast Politico Brussels Playbook bahwa, “Tidak ada konsensus untuk status kandidat untuk Ukraina tetapi hanya konsensus tentang status kandidat dengan persyaratan, yang disebut sumber tersebut sebagai cara ketiga,” tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Hubungan antara Kiev dan Eropa bukannya tanpa ketegangan karena Macron dan Scholz menghadapi kritik tajam dari Ukraina atas sikap mereka terhadap konflik Kiev dengan Moskow.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
Pengacara Sony Sonjaya...
Pengacara Sony Sonjaya Sayangkan Permohonan JC Ditolak Kejagung
Prabowo Sindir Penolak...
Prabowo Sindir Penolak MBG: Enggak Ada yang Lebih Genting dari Perut Lapar
Berita Terkini
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Infografis
Sumbangan 18 Tank Leopard...
Sumbangan 18 Tank Leopard 2 Jerman Telah Tiba di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved