Rusia Protes Israel Izinkan Pemukim Yahudi Beli Properti Gereja Ortodoks Yunani

Kamis, 16 Juni 2022 - 15:21 WIB
loading...
Rusia Protes Israel...
Pemandangan Kota Tua Yerusalem, termasuk kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem, 8 Juni 2022. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Rusia mengatakan "sangat khawatir" setelah pengadilan tinggi Israel memutuskan kelompok pemukim Yahudi Ateret Cohanim secara legal membeli properti di Yerusalem timur dari Gereja Ortodoks Yunani.

Organisasi Ateret Cohanim berusaha melakukan “Yudaisasi” Yerusalem timur yang dicaplok Israel. Salah satu cara yang mereka lakukan adalah melakukan pembelian properti milik warga Muslim atau Kristen.

Yang terbaru, Ateret Cohanim membeli tiga bangunan dari Gereja Ortodoks Yunani dalam kesepakatan kontroversial yang dibuat secara rahasia pada 2004.

Baca juga: Israel Ingin Normalisasi Hubungan dengan Indonesia dan Arab Saudi

Gereja mengajukan tuntutan terhadap Ateret Cohanim. Menurut pihak Gereja, properti tersebut diperoleh Ateret Cohanim secara ilegal dan tanpa izin Gereja.

Baca juga: Ukraina Ungkap Alasan Tak Mau Negosiasi dengan Rusia

"Kami sangatkhawatir dengan situasi mengenai kehadiran Kristen di Yerusalem," papar juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia Maria Zakharova dalam pernyataan, sepekan setelah Mahkamah Agung (MA) Israel menolak banding gereja.

“Keputusan seperti itu dapat diprediksi merusak perdamaian antaragama dan menimbulkan kekhawatiran yang sah tentang posisi komunitas Kristen di Tanah Suci,” ujar Zakharova.

Ketegangan antara Rusia dan Israel telah meningkat sejak dimulainya intervensi militer Moskow di Ukraina, dengan Moskow menuduh Israel mendukung “rezim neo-Nazi” di Kiev.

Pada April, Rusia meminta Israel menyerahkan kepemilikan Gereja Alexander Nevsky yang diperebutkan di Yerusalem setelah transfer yang disetujui oleh pemerintah Israel sebelumnya, dihentikan prosesnya.

Gereja Ortodoks Yunani adalah gereja terbesar dan terkaya di Yerusalem dengan kepemilikan tanah yang luas di sana sejak berabad-abad yang lalu.

Gereja Ortodoks Yunani telah menghadapi tuduhan korupsi berulang kali dan memfasilitasi perluasan permukiman Israel di banyak propertinya.

Israel merebut Yerusalem timur dalam Perang Enam Hari 1967 dan kemudian mencaploknya, dalam langkah yang tidak diakui sebagian besar komunitas internasional.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Davina Karamoy Curi...
Davina Karamoy Curi Perhatian saat Nonton Ardhito Pramono Manggung di Musiczone Okezone
Uruguay Tersingkir,...
Uruguay Tersingkir, Spanyol Juara Grup C dan Tembus Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Berita Terkini
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Infografis
Jenderal IRGC: Iran...
Jenderal IRGC: Iran Sudah Beli Jet Tempur Su-35 Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved