Taiwan Peringatkan China: Rudal Kami Mampu Serang Beijing!
Kamis, 16 Juni 2022 - 09:11 WIB
loading...
Rudal jelajah supersonik Yung Feng Taiwan yang memiliki kemampuan untuk menyerang Beijing, China. Foto/Naval Post
A
A
A
TAIPEI - Seorang pejabat Taiwan memperingatkan China untuk berpikir dua kali sebelum menyerang negara kepulauan itu. Dia mengeklaim bahwa Taipei memiliki rudal yang mampu menyerang Beijing.
Dalam wawancaranya dengan media lokal, Liberty Times Net, Presiden Dewan Legislatif Taiwan You Si Kun mengatakan negaranya tidak akan menghindar dari penggunaan rudal jelajah supersonik Yun Feng jika China menyerang.
"Rudal Yung Feng sudah bisa menghantam Beijing, dan Taiwan memiliki kemampuan untuk menyerang Beijing," kata You, yang dilansir AP, Kamis (16/6/2022).
Baca juga: Soal Taiwan, Menhan China: Kami Akan Berjuang sampai Akhir
Menurut laporan The War Zone, Kementerian Pertahanan Taiwan telah mengalokasikan lebih banyak dana dalam beberapa tahun terakhir untuk memperkuat kemampuan rudal Yung Feng dalam menyerang lebih dalam ke wilayah China.
Varian yang lebih baru dilaporkan memiliki jangkauan yang diperpanjang hingga 1.200 mil, yang berarti secara teori dapat berhasil menyerang Beijing, yang berjarak sekitar 1.150 mil dari Taiwan.
"Anda menyebut invasi Rusia yang sedang berlangsung ke Ukraina, mencatat bahwa keinginan rakyat untuk berperang lebih kuat daripada kemampuan rudal apa pun," katanya.
Dalam wawancaranya dengan media lokal, Liberty Times Net, Presiden Dewan Legislatif Taiwan You Si Kun mengatakan negaranya tidak akan menghindar dari penggunaan rudal jelajah supersonik Yun Feng jika China menyerang.
"Rudal Yung Feng sudah bisa menghantam Beijing, dan Taiwan memiliki kemampuan untuk menyerang Beijing," kata You, yang dilansir AP, Kamis (16/6/2022).
Baca juga: Soal Taiwan, Menhan China: Kami Akan Berjuang sampai Akhir
Menurut laporan The War Zone, Kementerian Pertahanan Taiwan telah mengalokasikan lebih banyak dana dalam beberapa tahun terakhir untuk memperkuat kemampuan rudal Yung Feng dalam menyerang lebih dalam ke wilayah China.
Varian yang lebih baru dilaporkan memiliki jangkauan yang diperpanjang hingga 1.200 mil, yang berarti secara teori dapat berhasil menyerang Beijing, yang berjarak sekitar 1.150 mil dari Taiwan.
"Anda menyebut invasi Rusia yang sedang berlangsung ke Ukraina, mencatat bahwa keinginan rakyat untuk berperang lebih kuat daripada kemampuan rudal apa pun," katanya.
Lihat Juga :