Separatis pro-Moskow: Pasukan Ukraina di Sievierodonetsk Harus Menyerah atau Mati
Selasa, 14 Juni 2022 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Sementara Roman Vlasenko, Kepala Administrasi Distrik Sievierodonetsk mengatakan kepada stasiun televisi lokal, pasukan Ukraina dan Rusia sama-sama menderita kerugian besar di Sievierodonetsk.
Baca: Pemimpin Donetsk: Tak Ada Alasan Ampuni Tentara Bayaran
.
"Anak-anak kami bertahan tetapi kondisinya sulit," katanya. Vlasenko juga mengatakan kota itu saat ini tanpa komunikasi dan layanan normal selama sebulan terakhir.
Di sepanjang garis depan di Donbas, pertempuran menimbulkan ancaman baru saat cuaca menghangat, dengan penembakan dan tembakan roket yang membakar ladang dan menghancurkan tanaman yang siap panen.
Lyuba, seorang penduduk di kantong Donbas yang dikuasai Ukraina di dekat bagian depan, menyaksikan api berkobar di sepanjang lading. Meski demikian, ia mengaku tidak berencana untuk pergi. "Ke mana aku bisa pergi? Siapa yang menungguku di sana?" dia berkata. "Menakutkan. Tapi begitulah adanya," lanjutnya.
Baca: Amnesty Internasional Tuduh Rusia Lakukan Kejahatan Perang di Kharkiv
Baca: Pemimpin Donetsk: Tak Ada Alasan Ampuni Tentara Bayaran
.
"Anak-anak kami bertahan tetapi kondisinya sulit," katanya. Vlasenko juga mengatakan kota itu saat ini tanpa komunikasi dan layanan normal selama sebulan terakhir.
Di sepanjang garis depan di Donbas, pertempuran menimbulkan ancaman baru saat cuaca menghangat, dengan penembakan dan tembakan roket yang membakar ladang dan menghancurkan tanaman yang siap panen.
Lyuba, seorang penduduk di kantong Donbas yang dikuasai Ukraina di dekat bagian depan, menyaksikan api berkobar di sepanjang lading. Meski demikian, ia mengaku tidak berencana untuk pergi. "Ke mana aku bisa pergi? Siapa yang menungguku di sana?" dia berkata. "Menakutkan. Tapi begitulah adanya," lanjutnya.
Baca: Amnesty Internasional Tuduh Rusia Lakukan Kejahatan Perang di Kharkiv
Lihat Juga :