Media Norwegia Beri 5 Alasan Ukraina Tak Bisa Gabung Uni Eropa

Minggu, 12 Juni 2022 - 00:31 WIB
loading...
A A A
Holm-Hansen menyarankan agar Ukraina bergabung dengan blok itu, Kiev harus mempercepat upayanya untuk menebus kekurangan yang disebutkan di atas, atau UE sendiri perlu menjadi asosiasi yang lebih longgar daripada saat ini.

Gagasan itu diajukan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Mei tentang "komunitas politik Eropa" yang tidak berbentuk.

Presiden Ukraina Zelensky mengajukan aplikasi resmi Ukraina untuk keanggotaan UE pada 28 Februari setelah diyakinkan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen bahwa Kiev adalah “salah satu dari kami dan kami ingin mereka masuk”.

Pada 2 Maret, Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares menekankan, “Bergabung dengan UE bukan proses yang berubah-ubah atau proses yang dapat dilakukan hanya dengan keputusan politik, dan Ukraina harus memenuhi standar sosial, politik, dan ekonomi tertentu yang ketat.”

Von der Leyen melakukan perjalanan ke Kiev pada 8 April, memberikan Zelensky kuesioner keanggotaan, yang dia isi dan serahkan kembali ke Brussel pada 18 April.

Komisi Eropa dikatakan sedang mengevaluasi tanggapan, dan diharapkan menyajikan rekomendasi tentang pemberian status calon resmi Ukraina pada pertemuan mendatang kepala negara Uni Eropa pada 23-24 Juni.

Upaya elit politik dan ekonomi Ukraina yang pro-Barat untuk mengarahkan kembali negara itu menjauh dari Rusia dan menuju UE adalah salah satu penyebab utama krisis yang dihadapi negara saat ini.

Pada akhir 2013, keputusan Presiden Ukraina Viktor Yanukovych saat itu untuk menangguhkan penandatanganan perjanjian asosiasi dengan Brussels demi integrasi ke dalam Uni Pabean Eurasia yang dipimpin Rusia (sekarang Uni Ekonomi Eurasia) memicu protes jalanan di Kiev.

Protes memuncak dalam penggulingan Yanukovych pada Februari 2014 dan berkuasanya sekelompok politisi, yang bocoran panggilan telepon antara Wakil Menteri Luar Negeri Victoria Nuland dan Duta Besar AS untuk Ukraina Geoffrey Pyatt mengungkapkan, telah dipilih sendiri oleh Washington.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
Mata-matai Para Pemimpin...
Mata-matai Para Pemimpin Rusia, Swedia Dirikan Biro Intelijen seperti MI6
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Jenderal Iran: Negara-negara...
Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah
Negara NATO Tembak Jatuh...
Negara NATO Tembak Jatuh Drone dengan Jet Tempur F-16, Protes Keras Rusia
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Data Direvisi, Jumlah...
Data Direvisi, Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran Tembus 600 Orang
Perang Makin Sengit!...
Perang Makin Sengit! Iran Tak Segan-Segan Ledakkan Wilayahnya, Tak Rela Dikuasai AS
Rekomendasi
Perkuat Talenta Energi...
Perkuat Talenta Energi melalui Program GLOBE Berbasis AI, Pertamina Drilling Gandeng ELSA Business
Ford dan Apple Bergabung...
Ford dan Apple Bergabung Bangun Teknologi Otomotif Cerdas
Susunan Pemain Indonesia...
Susunan Pemain Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026: Mitchell Baker Starter
Berita Terkini
Tak Mau Tarik Pasukan...
Tak Mau Tarik Pasukan Zionis, Israel Justru Izinkan Tentara Maroko dan Uganda Berjaga di Rafah
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
Eropa Bagai Neraka Akibat...
Eropa Bagai Neraka Akibat Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas, Ini 5 Faktanya
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
Infografis
Alasan Eropa Tak Siap...
Alasan Eropa Tak Siap Perang Jangka Panjang Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved