Ukraina Memohon Lebih Banyak Senjata pada Negara-negara Barat

Sabtu, 11 Juni 2022 - 11:55 WIB
loading...
Ukraina Memohon Lebih...
Ukraina Memohon Lebih Banyak Senjata pada Negara-negara Barat. FOTO/Reuters
A A A
KIEV - Ukraina memohon kepada negara-negara Barat untuk pengiriman senjata yang lebih cepat, ketika pasukan Rusia yang bersenjata lebih baik menggempur bagian timur negara itu.

Di Sievierodonetsk, kota kecil yang menjadi fokus kemajuan Rusia di Ukraina timur dan salah satu titik api paling berdarah dalam perang yang memasuki bulan keempat. Di kota ini dilaporkan pertempuran sengit di jalanan terus berlanjut.

Baca: Ukraina Klaim Kerahkan Rudal Harpoon AS, Kapal Perang Rusia dalam Bahaya

Di zona ini, kekuatan artileri menjadi kunci. Itu berarti kemenangan bagi Ukraina hanya bisa didapat jika Washington dan lainnya memenuhi janji untuk mengirim persenjataan yang lebih banyak dan lebih baik, termasuk sistem roket.

"Ini adalah perang artileri sekarang," Vadym Skibitsky, Wakil Kepala Intelijen Militer Ukraina, mengatakan kepada surat kabar Guardian Inggris.

"Semuanya sekarang tergantung pada apa yang (Barat) berikan kepada kita. Ukraina memiliki satu artileri hingga 10 hingga 15 artileri Rusia," lanjutnya.

Baca: Gara-gara Rusia Invasi Ukraina, 9 Negara Desak NATO Perkuat Eropa Timur

Jerman berada di antara pemasok senjata terbesar sejak Rusia menginvasi, tetapi dikritik karena lambat memasok persenjataan berat yang menurut Kiev dibutuhkan. Kini, Jerman berencana untuk merevisi aturannya tentang ekspor senjata untuk mempermudah mempersenjatai negara demokrasi seperti Ukraina, Der Spiegel melaporkan pada hari Jumat.

Selain meminta dukungan senjata, Ukraina juga meminta dukungan kemanusiaan untuk memerangi wabah penyakit mematikan yang berkembang. Di selatan, Wali Kota Mariupol mengatakan sistem sanitasi rusak dan mayat membusuk di jalanan.

"Ada wabah disentri dan kolera," kata Vadym Boichenko kepada televisi nasional. "Perang yang mengambil nyawa lebih dari 20.000 penduduk, sayangnya dengan wabah infeksi ini, akan merenggut ribuan Mariupolit lagi," katanya.

Baca: Ukraina Serang Posisi Rusia di Kherson

Menurutnya, beberapa sumur telah terkontaminasi oleh mayat. Boichenko meminta PBB dan Komite Internasional Palang Merah untuk membangun koridor kemanusiaan untuk memungkinkan penduduk yang tersisa meninggalkan kota, yang sekarang berada di bawah kendali Rusia.

Dalam gambaran dampak perang yang lebih luas, badan pangan PBB mengatakan pengurangan ekspor gandum dan komoditas pangan lainnya dari Ukraina dan Rusia dapat menimbulkan kelaparan kronis hingga 19 juta lebih banyak orang secara global selama tahun depan.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved