Amunisi Menipis, Ukraina: Kami Mengandalkan Bantuan Senjata Barat
Jum'at, 10 Juni 2022 - 18:42 WIB
loading...
A
A
A
“Ancaman terhadap Kharkiv telah berkurang,” kata Skibitsky, dari kota terbesar kedua di Ukraina, yang telah dibom secara teratur sejak awal perang.
Baca juga: AS Segera Kehabisan Stok Rudal Javelin Baru untuk Ukraina
Terakhir, di Zaporizhzhia dan Kherson, dua wilayah selatan Ukraina yang hampir seluruhnya diduduki Rusia, pasukan Rusia menggali untuk jangka panjang, kata Skibitsky. Menurutnya, mereka membangun lini pertahanan ganda, terkadang tiga kali lipat.
“Sekarang akan lebih sulit untuk mendapatkan kembali wilayah itu,” kata Skibitsky. “Dan itulah mengapa kita membutuhkan senjata,” imbuhnya.
“Jika mereka berhasil di Donbas, mereka dapat menggunakan wilayah ini untuk melancarkan serangan lain ke Odesa, (kota) Zaporizhzhia (dan) Dnipro,” jelas Skibitsky tentang kota-kota besar di bawah kendali Ukraina yang dekat dengan Rusia selatan, daerah yang diduduki.
“Tujuan mereka adalah seluruh Ukraina dan banyak lagi,” ia menambahkan.
Intelijen militer Ukraina percaya bahwa Rusia dapat melanjutkan dengan kecepatan saat ini tanpa membuat lebih banyak senjata atau memobilisasi penduduk untuk satu tahun lagi.
Skibitsky tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa Rusia akan membekukan perang untuk jangka waktu tertentu guna meyakinkan Barat agar mencabut sanksi.
“Tapi kemudian mereka akan memulainya lagi – lihat delapan tahun terakhir,” pungkasnya.
Baca juga: AS Segera Kehabisan Stok Rudal Javelin Baru untuk Ukraina
Terakhir, di Zaporizhzhia dan Kherson, dua wilayah selatan Ukraina yang hampir seluruhnya diduduki Rusia, pasukan Rusia menggali untuk jangka panjang, kata Skibitsky. Menurutnya, mereka membangun lini pertahanan ganda, terkadang tiga kali lipat.
“Sekarang akan lebih sulit untuk mendapatkan kembali wilayah itu,” kata Skibitsky. “Dan itulah mengapa kita membutuhkan senjata,” imbuhnya.
“Jika mereka berhasil di Donbas, mereka dapat menggunakan wilayah ini untuk melancarkan serangan lain ke Odesa, (kota) Zaporizhzhia (dan) Dnipro,” jelas Skibitsky tentang kota-kota besar di bawah kendali Ukraina yang dekat dengan Rusia selatan, daerah yang diduduki.
“Tujuan mereka adalah seluruh Ukraina dan banyak lagi,” ia menambahkan.
Intelijen militer Ukraina percaya bahwa Rusia dapat melanjutkan dengan kecepatan saat ini tanpa membuat lebih banyak senjata atau memobilisasi penduduk untuk satu tahun lagi.
Skibitsky tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa Rusia akan membekukan perang untuk jangka waktu tertentu guna meyakinkan Barat agar mencabut sanksi.
“Tapi kemudian mereka akan memulainya lagi – lihat delapan tahun terakhir,” pungkasnya.
(ian)
Lihat Juga :