Amunisi Menipis, Ukraina: Kami Mengandalkan Bantuan Senjata Barat

Jum'at, 10 Juni 2022 - 18:42 WIB
loading...
A A A
Pada bulan pertama, Rusia terus-menerus menyerang Ukraina dengan roket tetapi dalam dua bulan terakhir telah melambat. Angka terbaru yang diterbitkan oleh kepala angkatan bersenjata Ukraina menegaskan bahwa Rusia meluncurkan antara 10 dan 14 hari.

Roket mahal untuk diproduksi. Setiap roket dapat berharga antara beberapa ratus ribu dolar hingga beberapa juta.

“Kami telah memperhatikan bahwa Rusia melakukan serangan roket yang jauh lebih sedikit dan telah menggunakan roket H-22; itu adalah roket Soviet tahun 1970-an,” ungkap Skibitsky.

“Ini menunjukkan bahwa Rusia kehabisan roket,” ia menyimpulkan.

Baca juga: Tentara Rusia dan Ukraina Bertempur Tanpa Henti di Jalanan Sievierodonetsk

Skibitsky mengatakan Rusia tidak dapat memproduksi roket dengan cepat karena sanksi dan telah menggunakan sekitar 60% dari pasokannya.

Suara sirene telah menjadi fitur sehari-hari bagi warga Ukraina. Sirene secara teratur berbunyi di beberapa wilayah secara bersamaan tetapi sebagian besar waktu, bagi orang-orang di lapangan, sirene itu lewat tanpa bunyi keras.

Menurut Skibitsky, setiap sirene menandakan sebuah roket telah memasuki wilayah udara Ukraina tetapi dampaknya tidak selalu dilaporkan karena alasan keamanan.

“Roket membutuhkan waktu antara 40 hingga 90 menit untuk berdampak, tergantung dari mana mereka diluncurkan. Kami tidak tahu di mana mereka akan mendarat,” kata Skibitsky.

Dia mencatat bahwa Rusia saat ini menggunakan pembom jarak jauh yang dapat mencapai daerah mana saja di Ukraina tanpa meninggalkan wilayah udara Rusia.

Mengenai tiga garis depan, Skibitsky mengatakan sebagian besar pasukan Rusia sekarang terkonsentrasi di wilayah Donbas dan berusaha menduduki perbatasan administratif republik Donetsk dan Luhansk. Ini adalah daerah, katanya, di mana pertempuran artileri yang paling berat.

Di timur laut Ukraina, sekitar Kharkiv, dia mengatakan pasukan Rusia fokus pada pertahanan setelah serangan balasan Ukraina mendorong mereka keluar dari beberapa kota dan desa di wilayah itu pada Mei lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Berita Terkini
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved