Ikut Aksi Protes, 48 Diplomat Asing Tolak Aneksasi Israel
Selasa, 23 Juni 2020 - 20:32 WIB
loading...
A
A
A
Perwakilan Uni Eropa (UE) di Palestina, Sven Kuhn Von Burgdsroff, memperbarui penolakan UE terhadap rencana aneksasi Israel.
"UE tidak mengakui kedaulatan Israel di Wilayah Palestina yang diduduki pada tahun 1967, termasuk Yerusalem Timur," tegasnya.
"Setiap proses pencaplokan atau langkah-langkah sepihak akan menciptakan konsekuensi yang tidak dapat diperbaiki, dan secara langsung merusak solusi dua-negara berdasarkan negosiasi," ia menambahkan.
"Uni Eropa memantau dengan seksama konsekuensi dari rencana ini, dan menegaskan bahwa dalam hal aneksasi, hubungan antara UE dan Israel akan terpengaruh," katanya.
Burgdsroff meminta Israel untuk mematuhi hukum internasional dan segera bekerja untuk mengakhiri semua kegiatan pemukiman di wilayah pendudukan dan pelanggaran lainnya.
Duta Besar Rusia untuk Negara Palestina Gocha Buachidze mengatakan bahwa rencana aneksasi Israel akan merusak proses perdamaian dan mengimplementasikannya akan menghalangi kemungkinan pembentukan negara Palestina yang merdeka.
"UE tidak mengakui kedaulatan Israel di Wilayah Palestina yang diduduki pada tahun 1967, termasuk Yerusalem Timur," tegasnya.
"Setiap proses pencaplokan atau langkah-langkah sepihak akan menciptakan konsekuensi yang tidak dapat diperbaiki, dan secara langsung merusak solusi dua-negara berdasarkan negosiasi," ia menambahkan.
"Uni Eropa memantau dengan seksama konsekuensi dari rencana ini, dan menegaskan bahwa dalam hal aneksasi, hubungan antara UE dan Israel akan terpengaruh," katanya.
Burgdsroff meminta Israel untuk mematuhi hukum internasional dan segera bekerja untuk mengakhiri semua kegiatan pemukiman di wilayah pendudukan dan pelanggaran lainnya.
Duta Besar Rusia untuk Negara Palestina Gocha Buachidze mengatakan bahwa rencana aneksasi Israel akan merusak proses perdamaian dan mengimplementasikannya akan menghalangi kemungkinan pembentukan negara Palestina yang merdeka.
Lihat Juga :