Jerman Tidak Akan Akui Taliban sebagai Penguasa Sah Afghanistan
Rabu, 08 Juni 2022 - 15:34 WIB
loading...
A
A
A
"Selama mereka menempuh jalan ini, tidak ada ruang untuk normalisasi dan apalagi pengakuan terhadap Taliban sebagai penguasa sah negara itu. Pada saat yang sama kami tidak akan meninggalkan rakyat Afghanistan," jelas Baerbock.
Baca: Terus Ditekan Taliban, Presenter Wanita Terpaksa Tutupi Wajah Saat Siaran
Menurutnya, Jerman akan mengirim bantuan kemanusiaan. Sementara pejabat Taliban menyangkal tuduhan pelanggaran hak dan mengatakan mereka sedang bekerja untuk menciptakan kondisi di mana mereka akan membuka sekolah menengah untuk anak perempuan.
Sementara Pakistan, yang selama bertahun-tahun melihat Taliban sebagai blok efektif terhadap pengaruh saingan lama India di Afghanistan, telah menyerukan keterlibatan dengan Taliban, dengan mengatakan dunia tidak mampu menghadapi krisis kemanusiaan.
Namun, Menteri Luar Negeri baru Pakistan, Bilawal Bhutto Zardari, mengatakan, Taliban harus memperhatikan keprihatinan masyarakat internasional tentang hak dan keamanan.
"Adalah harapan kami bahwa pihak berwenang Afghanistan akan responsif terhadap harapan masyarakat internasional mengenai inklusivitas, penghormatan terhadap hak asasi manusia semua warga Afghanistan, termasuk perempuan dan tindakan efektif melawan terorisme," katanya.
Baca: Terus Ditekan Taliban, Presenter Wanita Terpaksa Tutupi Wajah Saat Siaran
Menurutnya, Jerman akan mengirim bantuan kemanusiaan. Sementara pejabat Taliban menyangkal tuduhan pelanggaran hak dan mengatakan mereka sedang bekerja untuk menciptakan kondisi di mana mereka akan membuka sekolah menengah untuk anak perempuan.
Sementara Pakistan, yang selama bertahun-tahun melihat Taliban sebagai blok efektif terhadap pengaruh saingan lama India di Afghanistan, telah menyerukan keterlibatan dengan Taliban, dengan mengatakan dunia tidak mampu menghadapi krisis kemanusiaan.
Namun, Menteri Luar Negeri baru Pakistan, Bilawal Bhutto Zardari, mengatakan, Taliban harus memperhatikan keprihatinan masyarakat internasional tentang hak dan keamanan.
"Adalah harapan kami bahwa pihak berwenang Afghanistan akan responsif terhadap harapan masyarakat internasional mengenai inklusivitas, penghormatan terhadap hak asasi manusia semua warga Afghanistan, termasuk perempuan dan tindakan efektif melawan terorisme," katanya.
Lihat Juga :