Putin Lontarkan Ancaman Mengerikan pada Ukraina soal Rudal Jarak Jauh
Senin, 06 Juni 2022 - 07:19 WIB
loading...
A
A
A
Militer Ukraina, lanjut Putin, sudah memiliki sistem Grad, Smerch, dan Uragan yang dirancang Soviet dan Rusia dari jenis yang sama.
"Jangkauan tidak tergantung pada sistem itu sendiri, tetapi pada rudal yang digunakan. Dan apa yang telah kami pelajari tentang masalah ini tidak ada hubungannya dengan kepercayaan pada rezim Ukraina," kata Putin.
Menurut pemimpin Kremlin tersebut, seluruh “keributan” pengiriman senjata tambahan ke Kiev hanya memiliki satu tujuan—untuk memperpanjang konflik bersenjata sebanyak mungkin.
Selama berbulan-bulan, Kiev telah mendesak AS dan sekutu Barat lainnya untuk mengirimkan sistem roket multi-peluncuran MLRS dan HIMARS yang dirancang AS, yang—tergantung pada jenis roketnya—dapat mencapai target hingga jarak 500 km.
Menurut laporan media Amerika, Gedung Putih enggan melakukannya, khawatir Moskow dapat menafsirkan pengiriman itu sebagai tanda eskalasi lebih lanjut.
Namun, dalam sebuah op-ed di New York Times yang diterbitkan pada hari Selasa, Presiden Joe Biden mengungkapkan bahwa di antara persenjataan lainnya, AS akan memberikan Ukraina sistem roket dan amunisi yang lebih canggih yang akan memungkinkan mereka untuk lebih tepat menyerang sasaran utama di medan perang di Ukraina.
"Jangkauan tidak tergantung pada sistem itu sendiri, tetapi pada rudal yang digunakan. Dan apa yang telah kami pelajari tentang masalah ini tidak ada hubungannya dengan kepercayaan pada rezim Ukraina," kata Putin.
Menurut pemimpin Kremlin tersebut, seluruh “keributan” pengiriman senjata tambahan ke Kiev hanya memiliki satu tujuan—untuk memperpanjang konflik bersenjata sebanyak mungkin.
Selama berbulan-bulan, Kiev telah mendesak AS dan sekutu Barat lainnya untuk mengirimkan sistem roket multi-peluncuran MLRS dan HIMARS yang dirancang AS, yang—tergantung pada jenis roketnya—dapat mencapai target hingga jarak 500 km.
Menurut laporan media Amerika, Gedung Putih enggan melakukannya, khawatir Moskow dapat menafsirkan pengiriman itu sebagai tanda eskalasi lebih lanjut.
Namun, dalam sebuah op-ed di New York Times yang diterbitkan pada hari Selasa, Presiden Joe Biden mengungkapkan bahwa di antara persenjataan lainnya, AS akan memberikan Ukraina sistem roket dan amunisi yang lebih canggih yang akan memungkinkan mereka untuk lebih tepat menyerang sasaran utama di medan perang di Ukraina.
Lihat Juga :