2 Penjaga Perdamaian PBB Tewas Terkena Ledakan Bom di Mali

Sabtu, 04 Juni 2022 - 09:49 WIB
loading...
2 Penjaga Perdamaian...
Dua penjaga perdamaian PBB tewas terkena ledakan bom di Mali. Foto/Al Araby
A A A
BAMAKO - Dua penjaga perdamaian PBB tewas dan dua lainnya cedera pada Jumat setelah sebuah bom rakitan meledak di Mali tengah. Hal itu tersebut diungkapkan juru bicara misi PBB di Mali, MINUSMA, melalui Twitter.

Seorang pejabat keamanan mengatakan para prajurit itu adalah bagian dari kontingen Mesir dari misi penjaga perdamaian PBB.

"Kepala MINUSMA mengutuk serangan itu," kata juru bicara MINUSMA, Olivier Salgado, seperti dilansir dari France24, Sabtu (4/6/2022).

Dia mengatakan insiden itu terjadi di dekat kota Douentza, di jalan menuju Timbuktu.

Salgado mengatakan pada hari Jumat, pasukan penjaga perdamaian Mesir mengawal selusin kendaraan PBB yang menyertai konvoi truk sipil yang membawa bahan bakar. Konvoi semacam itu dapat membentang bermil-mil.

"Sebuah ranjau meledak saat konvoi itu lewat," kata Salgado.



Ranjau dapat diledakkan pada kontak atau jarak jauh.

Ini adalah serangan kedua dalam seminggu. Sebelumnya pada hari Rabu, seorang penjaga perdamaian PBB asal Yordania tewas dalam serangan terhadap konvoinya di Kidal, Mali utara.

"Pekan yang berat, sangat berat bagi kami. Kami tidak bisa mengatakan cukup tentang sulitnya tugas kami dan dedikasi ekstrim dari pasukan penjaga perdamaian kami," cuit kepala MINUSMA El-Ghassim Wane.

Dengan 13.000 anggota, MINUSMA -- Misi Stabilisasi Terintegrasi Multidimensi PBB di Mali -- adalah salah satu operasi penjaga perdamaian terbesar PBB, dan juga salah satu yang paling berbahaya.

Dikatakan 174 tentara tewas karena tindakan permusuhan.

"Ini adalah insiden keenam di mana konvoi penjaga perdamaian PBB diserang sejak 22 Mei," kata juru bicara PBB Stephane Dujarric di New York, mengutuk serangan terbaru.



"Namun terlepas dari kesulitan, penjaga perdamaian PBB melanjutkan pekerjaan mereka sesuai dengan mandat Dewan Keamanan mereka," tambahnya, mengutip keterlibatan MINUSMA dalam perbaikan dua jembatan yang hancur di wilayah yang sama baru-baru ini atas.

Alat peledak improvisasi (IED) adalah senjata pilihan bagi para ekstrimis melawan pasukan MINUSMA dan Mali. Mereka juga membunuh banyak warga sipil.

Mali Tengah adalah sarang kekerasan dan aktivitas ekstrimis yang telah menyebar dari utara ke pusat negara, dan ke negara tetangga Burkina Faso serta Niger.

Ribuan warga sipil dan kombatan tewas serta ratusan ribu mengungsi.

Dua laporan yang diterbitkan minggu ini -- satu dari Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan satu lagi dari divisi hak asasi manusia MINUSMA -- menyatakan kekhawatiran atas intensifikasi kekerasan di Mali tengah.



(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Taiwan Lawan Tekanan...
Taiwan Lawan Tekanan China di PBB, Tegaskan Status sebagai Negara Berdaulat
Putin Usul PBB Memerintah...
Putin Usul PBB Memerintah Sementara Ukraina, Ini Tujuan Pentingnya
Sekjen PBB Kaget Israel...
Sekjen PBB Kaget Israel Gempur Gaza, 322 Warga Palestina Tewas dan Hilang
5 Negara yang Dikuasai...
5 Negara yang Dikuasai Militer, Nomor 4 Tetangga Indonesia
PBB: Blokade Israel...
PBB: Blokade Israel Picu Kelaparan Tercepat dalam Sejarah Modern
Elon Musk Dukung AS...
Elon Musk Dukung AS Keluar dari NATO dan PBB
Gunakan Gaya Mafia,...
Gunakan Gaya Mafia, Jerman Intimidasi dan Lecehkan Pakar PBB untuk Palestina
Serangan Rudal Rusia...
Serangan Rudal Rusia di Kryvyi Rih Tewaskan Setidaknya 19 Orang, Korban Termasuk Anak-Anak
Video Viral Pasukan...
Video Viral Pasukan Israel Eksekusi Mati Petugas Medis Gaza, IDF Akhirnya Ngaku Salah
Rekomendasi
Festival Perahu Baganduang...
Festival Perahu Baganduang di Kuansing Dibuka, Ini Penampakannya
Kapolri Minta Maaf Akibat...
Kapolri Minta Maaf Akibat Ajudannya Diduga Pukul dan Intimidasi Wartawan di Semarang
Respons Tarif Trump...
Respons Tarif Trump Terbaru, Industri Galangan Kapal Butuh Kebijakan Impor Friendly
Berita Terkini
Tarif Trump 10% Sudah...
Tarif Trump 10% Sudah Berlaku di Pelabuhan, Bandara, dan Pabean AS
22 menit yang lalu
Tokoh Republik Peringatkan...
Tokoh Republik Peringatkan Pemilu Sela Mandi Darah jika Tarif Trump Rusak Ekonomi AS
1 jam yang lalu
Demo Menentang Trump...
Demo Menentang Trump Digelar di Penjuru Dunia, Ada Berlin, Frankfurt, Paris, dan London
2 jam yang lalu
Penampakan Demo Besar...
Penampakan Demo Besar di Amerika Serikat Menentang Trump, Diikuti 250.000 Orang
3 jam yang lalu
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian, Trump Bisa Tumbang?
4 jam yang lalu
Bos Shin Bet Israel...
Bos Shin Bet Israel Bongkar Akal-akalan Netanyahu Hindari Pengadilan Korupsi
5 jam yang lalu
Infografis
Mobil Tabrak Kerumunan...
Mobil Tabrak Kerumunan Orang di AS, 10 Warga Tewas dan 30 Terluka
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved