Dokter dan 2 Perawat Ditikam di Rumah Sakit Los Angeles
Sabtu, 04 Juni 2022 - 09:00 WIB
loading...
Seorang pria menikam dokter dan dua perawat di rumah sakit Los Angeles, Amerika Serikat. Foto/NBC Los Angeles
A
A
A
LOS ANGELES - Tiga pekerja medis ditikam oleh seorang pria yang memasuki sebuah rumah sakit di Encino, Amerika Serikat (AS) pada Jumat waktu setempat. Hal itu diungkapkan oleh otoritas keamanan setempat.
"Pria itu bersenjatakan pisau ketika dia memasuki Encino Hospital Medical Center sekitar pukul 15:50," kata juru bicara kepolisian Los Angeles, LAPD, Drake Madison seperti dikutip dari NBC, Sabtu (4/6/2022).
Seorang perwakilan rumah sakit mengatakan seorang dokter dan dua staf perawat ditikam dan dibawa ke pusat trauma. Mereka menderita apa yang digambarkan sebagai luka kritis, tetapi para pejabat menekankan bahwa informasi itu masih awal.
Baca juga: Desak Pengetatan Kepemilikan Senjata, Biden: Amerika Telah Jadi Ladang Pembunuhan
LAPD mengatakan penyerang diyakini ditahan di sebuah ruangan di rumah sakit. Madison menggambarkan pria itu sedang dibarikade. Dia mengatakan bahwa tim SWAT dikirim ke rumah sakit.
Kemungkinan motif, dan rincian lebih lanjut tentang insiden itu, tidak diketahui dengan pasti.
"Kami akan terus memantau situasi dan pikiran serta doa kami dengan semua yang terlibat," Elizabeth Nikels, wakil presiden komunikasi untuk sistem rumah sakit Prime Healthcare, mengatakan dalam sebuah pernyataan.
"Pria itu bersenjatakan pisau ketika dia memasuki Encino Hospital Medical Center sekitar pukul 15:50," kata juru bicara kepolisian Los Angeles, LAPD, Drake Madison seperti dikutip dari NBC, Sabtu (4/6/2022).
Seorang perwakilan rumah sakit mengatakan seorang dokter dan dua staf perawat ditikam dan dibawa ke pusat trauma. Mereka menderita apa yang digambarkan sebagai luka kritis, tetapi para pejabat menekankan bahwa informasi itu masih awal.
Baca juga: Desak Pengetatan Kepemilikan Senjata, Biden: Amerika Telah Jadi Ladang Pembunuhan
LAPD mengatakan penyerang diyakini ditahan di sebuah ruangan di rumah sakit. Madison menggambarkan pria itu sedang dibarikade. Dia mengatakan bahwa tim SWAT dikirim ke rumah sakit.
Kemungkinan motif, dan rincian lebih lanjut tentang insiden itu, tidak diketahui dengan pasti.
"Kami akan terus memantau situasi dan pikiran serta doa kami dengan semua yang terlibat," Elizabeth Nikels, wakil presiden komunikasi untuk sistem rumah sakit Prime Healthcare, mengatakan dalam sebuah pernyataan.
Lihat Juga :