Putin: Kebijakan Bodoh Eropa Picu Krisis Energi dan Pangan

Sabtu, 04 Juni 2022 - 07:31 WIB
loading...
A A A
Putin mencirikan keputusan negara-negara Barat untuk memberikan sanksi kepada produsen pupuk Rusia sebagai kebijakan picik, bodoh, dan keliru yang mengarah kepada jalan buntu.

Dia memperingatkan bahwa karena sanksi, situasi di pasar pupuk dunia akan memburuk, dengan harga pangan selanjutnya diperkirakan akan naik lebih jauh.

Hal yang sama berlaku untuk energi, kata presiden Rusia itu, mencatat bahwa negara-negara Barat melebih-lebihkan kemungkinan sumber energi alternatif, dan kebijakan "berpandangan pendek" Brussels berada di balik krisis harga saat ini.

Baca juga: Ukraina Tuding Rusia Mainkan Hunger Games, Krisis Pangan Mengancam Dunia

Putin menepis klaim bahwa Rusia diduga berusaha memblokir ekspor biji-bijian Ukraina, menyebut tuduhan itu sebagai "gertakan" dan menunjukkan bahwa cara termurah untuk mengekspor biji-bijian Ukraina sebenarnya adalah mengirimnya melalui Belarusia, tetapi ini akan memerlukan pencabutan sanksi terhadap Minsk.

"Kiev juga masih memiliki akses untuk mengirimgandum ke Sungai Danube, dan melalui Polandia," ujarnya.

Putin meminta Kiev untuk membersihkan daerah-daerah di bawah kendalinya dari ranjau laut dan dengan sengaja menenggelamkan kapal untuk memastikan ekspor pasokan makanan yang aman. Ia juga menunjukkan bahwa Rusia sedang menyelesaikan pekerjaan untuk membersihkan daerah-daerah yang berada di bawah kendalinya, dan akan siap untuk memastikan pengangkutan barang secara damai dan masuknya kapal ke pelabuhan Laut Hitam dan Azov.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Kasus Penganiayaan,...
Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang
Rekomendasi
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved